Jalan Simpang Tebenan-Purwosari Butuh Perbaikan

Jalan Penghubung Simpang Tebenan - Purwosari Butuh Perbaikan, karena kerusakannya sudah membahayakan pengendara roda dan berdebu saat musim kemarau. (foto/ch@)

BETUNG, SP - Kondisi  jalan penghubung Simpang Tebenan-Perbatasan Desa Purwosari berlokasi di Desa Sukamulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin mengalami kerusakan. Sehingga mendesak untuk dilakukan perbaikan.

Pantauan, hampir setiap badan jalan terkelupas dan batu koral yang bertebaran disepanjang jalan sangat membahayakan pengendara roda dua karena roda kendaraan bisa terpeleset kapan saja.

"Ya benar pak, kalau tidak berhati-hati, bisa-bisa kita tergelincir dibebatuan yang keluar dari badan jalan ini, apalagi seperti kami perempuan," ungkap Maria (39) warga yang melintas, 

Selain banyaknya batu koral, jalan juga berdebu sehingga menghalangi pemandangan pengendara.

"Kalau ada mobil  yang beriringan, maka kita harus mengiring agak jauh, supaya tidak terhisap debu," katanya.

Hal serupa juga diakui Heri (41) warga Desa Sukamulya Kecamatan Betung. Dia berharap agar pemerintah melalui dinas terkait segera menganggarkan perbaikan jalan tersebut. "Kami juga kan warga Banyuasin, jadi berharap dapat menikmati pembangunan secara merata, salah satunya pengaspalan atau jalan cor beton," pungkasnya.

Sementara, Manajer Unit Tebenan Andri ST MM saat dikonfirmasi media ini mengaku, jalan dari simpang Tebenan hingga pabrik PTPN VII Tebenan merupakan jalan produksi yang masuk dalam wilayah HGU dan secara legal milik PTPN VII Unit Tebenan.

Masyakat desa sekitar seperti Desa Purwosari, Desa Suka Mulya, dan Desa Taja Indah, melalui jalan produksi PTPN VII Unit Tebenan dikarenakan jarak tempunya lebih dekat dan dapat mempersingkat waktu.

"Jalan tersebut digunakan kendaraan oleh warga seputaran lingkungan PTPN VII selain aktifitas keseharian juga dipergunakan untuk melintas kendaraan bermuatan kayu dan lain sebagainya yang melebihi kapasitas jalan," jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan peran serta dari pemerintah dalam proses perbaikan/pengerasan jalan, sehubungan jalan tersebut merupakan akses jalan yang digunakan oleh masyarakat umum. 

"Pihak PTPN VII Unit Tebenan telah melakukan perawatan pada jalan produksi tersebut secara bertahap mengingat keterbatasan biaya," pungkasnya. (ch@)

Powered by Blogger.