HUT Ke-42 FKPPI Sederhana Penuh Makna


Palembang, SP - HUT Ke-42 Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI- Polri (FKPPI) Sumatera Selatan digelar sederhana namun penuh makna, di Sekretariat Pengurus Daerah VI Forum, Sabtu (12/9/2020).

Peringatan Hari Ulang Tahun yang ke- 42 tahun 2020 dengan sederhana namun penuh makna, dimana dalam HUT kali ini diisi dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukam oleh Dewan Penasehat PD FKPPI VI Sumsel H. Nasrun Umar, ditutup dengan makan bersama.

Dewan Penasehat FKPPI Sumsel H. Nasrun Umar, Ketua PD VI FKPPI Sumsel Ir H Muzakir Sai Sohar yang diwakili oleh Sekretaris Pengurus Daerah (PD) VI FKPP Sumsel Cek Naya, Wakil Ketua PD VI FKPPI Sumsel Hj. Dewi Astema, dan undangan lainnya hadir di acara yang digelar ini.

H. Nasrun Umar mengatakan, FKPPI ini adalah  patah tumbuh hilang berganti. Oleh sebab itu saya sampaikan di HUT ke 42 tahun, untuk FKPPI Sumsel harus tetap jaya dan jaya dimasa akan datang.

"Orang tua dahulu adalah pejuang bangsa, dari lubuk hati saya paling dalam sangat sedih melihat kantor ini, maka dari itu kantor ini harus diperbaiki, karena sudah sepatutnya diperbaiki,"ucapnya.

Sekretaris PD FKPPI VI Cek Naya menambahkan, dalam rangka memperingati HUT FKPPI ke 42 tahun 2020 dengan tema 'Bersatu Kita Berdaulat.

"Sesuai dengan dari pusat tabur bunga, tumpengan, dan kami mendengarkan langsung virtual zoom meeting dan juga live streaming dari pengurus pusat FKPPI yang sama serentak merayakan HUT," jelasnya.

Dan perbedaan antara tahun kemarin dengan sekarang sangat jelas, karena kita dalam menghadapi kesulitan, kesenjangan, dalam musibah yakni mewabahnya pandemi corona virus disease nineteen (covid-19) yang mendunia, dan kita sangat prihatin.

Dia melanjutkan secara distancing sosial kita menerapkan protokol kesehatan, makanya kita sesederhana mungkin, walaupun sederhana namun tidak mengurangi rasa ke khidmatan daripada peringatan HUT ini. Dan ini serempak di 17 kabupaten atau kota diprovinsi Sumsel.

"Harapan kita di HUT ke 42 adalah semakin solid, semakin kompak, semakin berdaulat bersatu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mempertahankan Pancasila, dan semuanya bergotong royong membangun negeri," pungkasnya. (Ocha)

Powered by Blogger.