Disdik Perpanjang PPJ

- Belum Ada Rekomendasi

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto, (foto/net) 

PALEMBANG, SP
–  Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang kembali memperpanjang durasi Pembelajaran jarah Jauh (PPJ) bagi siswa tingkat PAUD hingga SMP sederajat di Kota Palembamng.


Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, hingga saat ini pembelajaran tatap muka tidak mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 


Hal ini tidak terlepas dari status zona kuning yang disandang Kota Palembang dalam penyebaran Covid-19. Sejingga rekomendasi belajar tatap muka juga belum dikeluarkan oleh pihak kemendikbud RI.


"PPJ ini akan berakhir tanggal 30 September, nantinya seminggu sebelum berakhir kita akan buat surat edaran baru untuk PPJ dilanjutkan," katanya, Rabu (16/9/2020).


Zulinto mengatakan, setelah September pihaknya akan kembali mengkaji apakah PPJ akan diperpanjang lagi melihat kondisi Covid-19. 


"PPJ ini nanti akan sampai Desember atau nanti kita ambil satu bulan virtual satu bulan tatap muka, karena kondisi yang fluktuatif (berubah) ini yang masih kami akan pelajari lagi," jelasnya.


Menurutnya, jika Kota Palembang masih zona merah dan orange, sehingga tidak dapat rekomendasi tatap muka. Tapi untuk zona kuning dan hijau harus ada izin dari orangtua siswa dan pengetatan.


"Persiapan belajar secara virtual (PPJ) ini akhir bulan akan launching internet gratis, progresnya sekarang sudah 70 persen," katanya. 


Ia mengatakan, internet gratis ini direncanakan dibangun 60 tower itu. Namun ini masih kurang karena penduduk Palembang tersebar sangat hetrogen. Sehingga perlu ada pengelompokan populasi sehingga tower dipasang benar-benar di lingkungan dekat tempat lingkungan siswa. (Ara)

Powered by Blogger.