Ganti Rugi Disepakati Pertamina, Warga Buka Portal

Asisten 1 Setda Muba Yudi Dibantu Aparat Keamanan, dan Warga Membuka Portal yang Dipasang Warga, Setelah Besaran Ganti Rugi Atas Kerusakan Rumah Disepakati Pertamina
MUBA, SP
– Adanya kerusakan rumah warga yang diduga akibat aktifitas pengeboran oleh PT Pertamina EP di Desa Jirak Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Muba langsung disikapi Pemerintah Kabupaten Muba.​

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA diwakili Plt Asisten I, Yudi Herzandi yang didampingi Forkopimcam Kecamatan Jirak Jaya menyampaikan hasil penghitungan kerugian keretakan rumah warga akibat aktifitas pengeboran di sumur JRK IW 05 di Desa Jirak.

Sebagaimana diketahui sebelumnya akibat aktifitas pengeboran minyak tersebut menyebabkan beberapa rumah warga rusak dan akibatnya warga memasang portal dilokasi pengeboran minyak hingga ada kejelasan terkait pembayaran kompensasi kerugian.

"Dari hasil mediasi pihak Pertamina EP siap memberikan ganti rugi rumah warga yang rusak sesuai dengan hasil penghitungan tim kabupaten," ungkap Yudi Herzandi, kemarin.

Dikatakan, penghitungan ganti rugi dilakukan dengan menggunakan standar Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan bisa dipertanggung jawabkan secara teknis dan hukum.

Camat Jirak Jaya, Yudi Suhendra, SE., MSi menyampaikan kepada warga bahwa hasil penghitungan tim Kabupaten bersifat mutlak, tanpa intervensi dari pihak lain termasuk perusahaan. Saat diadakan pertemuan di Balai Serbaguna Desa Jirak, warga sepakat untuk menerima besaran hasil penghitungan tim kabupaten.

"Masyarakat sebanyak 20 orang menerima besaran kompensasi hasil penghitungan tim kabupaten dan selanjutnya akan ditindaklanjuti untuk realisasi pembayaran kompensasi oleh PT. Pertamina EP Asset 2 dalam waktu maksimal 1 bulan," ujar Yudi.

Lanjutnya, kesepakatan dan berita acara persetujuan sudah di tanda tangani. "Alhmadulillah, setelah disetujui dan dituangkan dalam berita acara, warga bersama Forkopimcam membuka portal jalan setelah kesepakatan disetujui sehingga aktifitas perusahaan dapat kembali lancar," ujarnya.​ (ch@)

Powered by Blogger.