Waspada! Sebaran Corona di Palembang Masih Tinggi

(foto/net)
PALEMBANG, SP
- Sebaran pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Palembang kian Mencekam. Hingga 22 Juni tercatat jumlah pasien positif corona sudah mencapai 1.210 kasus. Dengan penambahan puluhan orang setiap harinya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjalan protokol kesehatan.

Berdasarkan hasil tracking Dinas Kesehatan Kota Palembang, 18 kecamatan di Kota Palembang sudah terpapar Covid-19. Untuk penderita tertinggi berada di Kecamatan Kemuning dengan total kasus 131, 79 orang diantaranya dirawat, 48 orang sembuh, dan 4 orang meninggal.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr Fauziah, melalui Juru Bicara Dinkes Yudhi Setiawan mengatakan, sebaran yang sudah sangat tinggi itu perlu diwaspadai oleh semua masyarakat sebab perharinya puluhan orang terkonfirmasi positif.

“Pada 22 Juni 2020, kasus positif di Palembang bertambah 51, meninggal dunia bertambah 3, dan yang sembuh nihil," katanya, Selasa (23/6/2020).

Secara keseluruhan, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 5.039 kasus, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) 531, ODP selesai pemantauan 3.721 orang, dan PDP selesai pengawasan ada 203 orang.

"Total yang terkonfirmasi positif ada 1.210 orang,  797 orang diantaranya dirawat, 361 orang sembuh, dan 52 orang meninggal dunia," katanya.

Berdasarkan rekapitulasi Dinas Kesehatan Kota Palembang, pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia dengan penyakit penyerta diantaranya Diabetes Militus 8 orang, hypertensi 4 orang, jantung 1 orang, gagal ginjal kronis 3 orang, stroke 1 orang, penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK) 5 orang, Lain-lain 5 orang dan tidak ada 22 orang.

Masih tingginya angka sebaran kasus ini, bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan untuk keluar rumah, diharapkan tetap stay at home. Sebab tempat yang rawan penularan adalah tempat-tempat dimana banyak orang berkerumun.

"Seperti pasar, mall, angkutan umum, tempat layanan publik. Kami berpesan agar protokol kesehatan harus dijalankan. Seperti jaga jarak, sering mencuci tangan, sosial distancing," katanya. (Ara)

Powered by Blogger.