Kebablasan Saat WFH


PALEMBANG, SP
  - Selama work from home (WFH) dampak pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu, menjadi masalah besar bagi perempuan  termasuk bagi Sary Evayanti.

Wanita 27 tahun ini sempat mengalami kenaikan berat badan hingga 5 kilogram dari 49 kilogram menjadi 54 kilogram dalam dua pekan.

"Waktu itu sekitar bulan Maret, pas awal WFH, aktivitas saya hanya masak dan makan-makan di rumah," kata wanita yang bekerja sebagai Distric Manager di salah satu perusahaan jasa kredit di Palembang ini, Selasa (23/6/2020).

Sary mengaku 'khilaf' mengkonsumsi makanan karena rasa jenuh yang dirasakan selama WFH. Selain menyelesaikan pekerjaan secara virtual lewat laptop, ia hanya menjalankan aktivitas di dapur yang memicu berat badannya meningkat. 

"Berat badan saya naik drastissaat ini karena di rumah saja saat pandemi Covid-19," ujar wanita kelahiran Palembang, 12 September 1992.

Bertambahknya berat badan tersebut, menjadikan Sary sempat alami stres karena menurutnya tak ideal.

“Saya coba lakukan diet untuk mengembalikan berat badan ideal. Saya coba minum suplemen, susu, obat-obat diet tapi gak ngaruh, masih kayak gitu juga," tutur Sari.

Akhirnya ia konsisten menjalani program diet dengan cara menjaga pola makan dan mengonsumsi suplemen khusus.

Menjaga pola makan ala Sary, tanpa melewatkan jam makan dan atau tidak makan sama sekali dalam sehari.

"Namanya juga jaga pola makan. Itu penting kayak sarapan dan makan siang, tapi saya kurangi porsinya," ujar wanita yang hobi traveling ini.

Sary juga mengurangi ngemil dan ia menggantinya dengan makan pisang atau buah. Ia juga memperbanyak minum air putih. 

"Selain jaga pola makan, suplemen herbal yang saya konsumsi cocok buat detoksifikasi dan ngelancarin BAB. Jadi saya rutin minumnya biar besok paginya BAB lancar," ujar Sary.

"Selama seminggu lebih, bener-bener konsisten jaga pola makan dan lancar BAB, konsumsi air putih lebih banyak dari biasanya. Hasilnya, diet saya berhasil dan berat badan ideal saya balik lagi ke 49 kilogram," kata wanita yang memiliki tinggi 160 sentimeter ini.

Namun ia mengingatkan, ladies sebaiknya tidak hanya bergantung pada suplemen herbal dalam menjalankan program diet. 

"Yang penting jaga pola makannya. Suplemen herbal itu untuk membantu program diet kita. Kalau konsisten kayak pola diet saya, bisa kok turun berat badan dalam waktu sepuluh hari," tandasnya. (Kar)

Powered by Blogger.