Deru Janji Segera Selesaikan Permasalah Lahan Kampus B UIN

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat menerima audiensi Rektor UIN Raden Fataha Palembang di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (23/6/2020). (foto:ist)
PALEMBANG, SP
– Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima audiensi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Prof. DR. M. Sirozi, PhD beserta jajarannya dalam rangka membahas permasalahan menyangkut tanah Kampus B UIN Raden Fatah di Jakabaring Palembang di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (23/6/2020).

HD mengatakan, sangat menyambut baik pertemuan itu sehingga dapat mengetahui langsung progres pembangunan Kampus B UIN Raden Fatah di Jakabaring dan kendala yang dihadapi terkait pembangunan kampus kebanggaan masyarakat Sumsel itu.

Mengenai permasalahan lahan yang dihadapi, HD mengatakan Pemprov Sumsel akan melakukan upaya penyelesaian segera mungkin agar tidak menghambat pelaksanaan pembangunan kampus tersebut.

"Saya sangat senang sejak pandemi sempat tertunda untuk bertemu. Dikesempatan ini kita sama-sama mendapatkan manfaat, karena selama ini saya mendengar planningnya hibah lahan UIN ini seluas 35 Ha dan ternyata yang terealisasi hanya 15 Ha. Bahkan masih ada yang tersandung sengketa di lahan tersebut" ungkap HD.

"Pemprov Sumsel akan mendukung penyelesaian permasalahan yang dihadapi karena Kampus UIN ini akan menjadi kebanggaan kita semua dan akan menjadi simbol di wilayah Seberang Ulu Palembang," tambahkan HD.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. DR. M. Sirozi, PhD., mengatakan ada beberapa hal yang disampaikan kepada Gubernur Sumsel yaitu Melaporkan progres bangunan Kampus B UIN dilahan 15 Ha yang kondisinya saat ini 9 unit gedung sudah selesai 100% dibangun.

"Pekerjaan besar saat ini adalah konstruksi jalan poros. Setelah selesai sekitar bulan Juli atau Agustus sudah bisa melaksanakan kegiatan perkuliahan disana," kata Prof. Sirozi.

Selain itu, di dalam lahan seluas 15 Ha lokasi Kampus B tersebut masih terdapat sekitar 1,2 Ha lahan yang belum clean and clear karena digugat dan sudah inkrah untuk diganti rugi.

"Untuk itu, kami laporkan hal ini kepada bapak Gubernur. Apapun yang terjadi kita mengharapkan lokasi Kampus B ini tidak bisa bergeser. Kalau semua pembangunan selesai tahun ini akan ada serah terima dari Islamic Development Bank (IDB) kepada kita UIN Raden Fatah Palembang," tandasnya. (Rel)

Powered by Blogger.