Adanya Wacana Evaluasi Tim, Ini Tanggapan Pemain Muda Sriwijaya FC


PALEMBANG, SP
- Memasuki lanjutan Liga 2 yang akan di laksanakan Oktober mendatang,  ternyata manajemen Sriwijaya FC di gadang gadang akan mengeluarkan wacana terkait evaluasi para pemain Laksar Wong Kito. 

Hal ini ditinjau dari skuad Sriwijaya FC yang terbilang terlalu gemuk jika di terapkan format home tournamen yang diperkirakan hanya membutuhkan 8 kali pertandingan.

Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis  Mandiri (SOM)  Indrayadi mengatakan jika regulasi home tournamen menjadi keputusan final maka sudah tentu tidak membutuhkan banyak pemain. Apalagi jika jadi dilaksanakan dengan system gugur pada babak delapan besar, semifinal, hingga grand final. 

“Skuat sekarang memang terlalu gemuk, ada wacana untuk evaluasi tapi masih digodok. Dan masih perlu diskusi panjang,”ujar Indrayadi, Kamis (25/6/2020).

Lanjut eks pelatih kiper Sriwijaya FC ini pihaknya terus melakukan komunikasi baik kepada jajaran manajemen hingga pelatih Budiarjo Thalib guna memberikan yang terbaik untuk skuad Laksar Wong Kito. 

"Ya kemungkinan untuk melakukan evaluasi bisa saja kita lakukan. Sekarang kita terus berkomunikasi dengan pelatih apa perlu penambahan atau pengurangan pemain,"ungkapnya

Sementara itu ditanya mengenai hal ini pemain muda Sriwijaya FC Rifky Ale Silitonga ketika di konfirmasi enggan memberikan komentar lebih, ia memilih mengembalikan semua keputusan kepada manajemen.

"Itu urusan nya manajemen mbak, ya saya ngikut apa kata manajemen bagusnya seperti apa,"ucapnya.

Yang terpenting bagi pemain berusia 19 tahun ini regulasi U-20 yang di wacanakan PSSI segera teralisasi, mengingat dirinya memiliki harapan besar agar diberikan kesempatan mensejajarkan diri dengan para pemain yang mumpuni dalam berlaga di kasta kedua sepakbola Indonesia.

"Iya saya berharap sekali dengan wancana memainkan pemain U-20, supaya saya bisa dapat jam terbang bermain di Sriwijaya FC,"tukasnya. (Nis) 

Powered by Blogger.