Wisma Atlet Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Manajemen Akan Cari Alternatif Hunian Para Pemain SFC


PALEMBANG, SP - Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) menjadi salah satu tempat karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

Dipilihnya Wisma Atlet oleh pemprov Sumsel tak lain karena meningkatnya kasus ODP di Sumsel, membuat Gubernur Sumsel Herman Deru terpaksa menyiapkan Wisma atlet sebagai tempat alternatif yang cukup efektif untuk menampung para ODP mengkarantina diri.

Seperti diketahui Wisma atlet ini menjadi homebase atlet lokal Sumsel,  seperti Pemain Sriwijaya FC hingga beberapa atlet difabel yang melakukan pelatnas di JSC.

Disinggung terkait ini manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin mengaku tak keberatan dan mendukung penuh kebijakan orang nomor satu di Sumsel tersebut demi mengatasi pandemi Corona di bumi Sriwijaya.

"Kita sebenarnya setuju setuju saja wisma atlet dijadikan tempat karantina, dan kita juga dukung pemprov Sumsel dalam menangani wabah ini, "ujarnya,  senin (20/4/2020)

Meski begitu jika kompetisi dilanjutkan dan para pemain mulai kembali di Palembang,  manajemen mengaku tak ingin para pemainnya itu langsung menghuni wisma atlet.

Dirinya memilih untuk mengsongkan terlebih dulu dan mencari tempat alternatif untuk dihuni para skuad Laskar Wong Kito,  hal tersebut dilakukan demi melindungi keselamatan para pemainnya.

"Kemungkinan jika pandemi selesai, semakismal mungkin kita akan lakukan penyemprotan disinfektan, kita tidak akan tempati dulu wisma bila perlu diamkan dulu selama satu bulan, dan kita juga akan cari alternatif lain untuk tempat tinggal sementara pemain,"ungkapnya

HZ sendiri mengaku dampak virus corona telah membuat sektor olahraga mati suri, bagaimana tidak beberapa kompetisi besarpun terpaksa harus dihentikan, hal ini tentu berimbas pada finansial klub. Ia pun berharap bencana ini segera berakhir, sehingga kompetisi bisa kembali di gelar pada Juli mendatang. 

"Pandemi ini ini luar biasa dampaknya apalagi dari sektor olahraga ya kita berdoa semoga habis lebaran atau sebelum lebaran  pemerintah bisa mendapat obat yang ampuh agar semja sektor bisa berjalan kembali," harapnya. (Nis) 

Powered by Blogger.