Ventiko Tega Gorok Leher Istri

Ventiko, Pelaku Penganiayaan Saat Diamankan Di Polsek Ilir Barat I (foto/cr01)
PALEMBANG, SP – Api cemburu membuat Ventiko (38) gelap mata. Warga Jalan Kancil Putih Kelurahan Bukit Besar Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini tega menganiaya istrinya sendiri hingga nyaris tewas.

Sri, sang istri, tak menyangka jika lelaki yang dinikahinya itu tega berbuat kejam dengan cara menggorok lehernya menggunakan pisau dapur, Senin (6/4) malam sekira pukul 19.30 WIB. Beruntung, nyawa Sri tak melayang.

Ventiko selama ini menaruh curiga kepada istrinya itu karena sikap istrinya yang ganjen. “Saya tak bisa menahan sabar pak, karena istri saya itu cuek sekali. Saya curiga mungkin dia punya lelali idalam lain,” ucap pelaku saat diamanka di Polsek Ilir Barat (IB) I, Selasa (7/4) kemarin.

Dia menceritakan kronologis kejadian hingga dia berniat menghabisi nyawa istrinya tersebut. Saat itu pelaku menanyakan kepada korban yang kerap kali keluar rumah tanpa seizinnya. Bukannya jawaban yang didapat, korban malah disambut makian.

“Istri saya itu kanji pak, saya tanya dia kenapa seperti itu, malah ngajak ribut mulut sehingga saya emosi dan langsung ke dapur ambil pisau,” terang pelaku.

Pelaku sempat hendak menusuk istrinya itu, namun korban menangkis dan berusaha merebut pisau itu dari tangan pelaku. Karena kalah tenaga, korban terjatuh, kondisi itu dimanfaatkan pelaku untuk menggorok leher istrinya tersebut.

“Saya tiga kali gorok dia pak, saya lihat terkapar, darah dimana-mana. Saya langsung keluar rumah, dan minta tolong kepada warga untuk mengantarkan saya ke kantor polisi, saya ngaku baru saja gorok istri, dan langsung ditangkap,” sambung pelaku.

Tetangga korban pun langsung mendatangi kediaman keduanya usai korban berteriak meminta tolong. Oleh tetangga, korban dibawa ke Rumah Sakit Musi Medika Cendikia (MMC) di Bukit Besar Palembang untuk mendapatkan perawatan medis. 

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Yenni Diarty didampingi Kanit Reskrim Iptu Marinus Ginting membenarkan telah mengamankan pelaku yang tega menggorok istrinya sendiri. Pelaku sendiri menyerahkan diri. 

“Pelaku merupakan suami dari korban itu sendiri, diduga akibat cemburu serta perselisihan yang tak dibendung membuat pelaku melakukan penganiayaan dengan menggorok leher korban, dimana saat ini korban sedang dirawat dirumah sakit MMC guna penanganan medis,” ucap Kompol Yenni Diarty. 

Pelaku dijerat dengan Undang-undang Pasal 44 ayat 2 UU No 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga. “Dengan ancaman penjara 10 tahun penjara,” tutup dia. (Cr01)

Powered by Blogger.