Tertipu Servis Jati, Khozwin Rugi Puluhan Juta Rupiah

Korban saat membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang, kemarin (foto/ist)
PALEMBANG, SP - Khozwin (44), warga Jalan Parameswara, Kompleks Kampoeng Palembang, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, melaporkan pemilik toko jati ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (27/4) kemarin.

Kepada polisi yang menerima laporan, Khozwin mengatakan awalnya dia hendak membeli satu set meja dan kursi kepada terlapor berinisial Hj. Ja. “Tapi dia juga menawarkan servis jati. Jadi saya juga tertarik dan menservis dua lemari jati saya dengan biaya total Rp21 juta,” katanya.

Kemudian, kata dia, uang tersebut ditransfer ke rekening terlapor pada 24 Agustus 2019, sekitar pukul 18.30 WIB. “Setelah uang ditransfer dan jatuh tempo waktu yang dijanjikan tiba, tapi sampai saat ini meja set, kursi dan lemari jati yang saya servis tidak dikirim,” jelasnya.

Lalu, dia mendatangi terlapor di toko Cahaya Jati dan berjanji akan segera menyelesaikan proses servis barang furnitur tersebut, dan mengirimkannya ke pelapor. “Dia janji akan mengirimkan barang yang saya pesan, tapi hingga saat ini tidak diantarkan. Saya sudah kesal dan merasa ditipu, makanya melapor ke Polrestabes Palembang,” ujarnya.

Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri, membenarkan pihaknya menerima laporan dari Kozwin. Menurutnya, laporan tersebut akan diselidiki lebih lanjut. “Nanti laporannya kami teruskan ke unit reskrim,” singkat dia. (fan)

Powered by Blogger.