Tas Dijambret Ojol, Yuni Lapor Polisi

Korban Jambret Saat Membuat Laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Kemarin (foto/do) 
PALEMBANG, SP -  Yuni Rusnita (42) melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (22/4) kemarin. Dia bersama suaminya menjadi korban jambret saat melintas di Jalan Gubernur HA Bastari, Selasa (21/4) sore, tepatnya di depan Bank Sumsel Babel Jakabaring. 

Korban mengaku dijambret oleh pelaku diduga driver ojek online (ojol). Korban mengaku kehilangan ponsel, uang Rp 400 ribu hingga KTP yang berada di dalam tas miliknya. 

“Saya dan suami pulang dari rumah keluarga menggunakan sepeda motor. Ketika di depan Bank Sumsel, kami dipepet seorang lelaki menggunakan motor dan memakai antribut ojol, lalu langsung menarik tas saya,” ujarnya, kepada anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (22/4) kemarin l. 

Pada saat kejadian, kata dia, suasana jalan sepi. Sehingga ia dan suaminya hanya pasrah karena tidak ada yang bisa menolong.

“Kami sudah berteriak jambret tapi jalanan sepi, jadi tidak ada yang menolong,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan tas berisi satu HP Vivo, uang Rp400 ribu dan kartu identitas. Kemudian melapor ke Polrestabes Palembang.

“Jujur, saya trauma dengan kejadian itu. Karena saya sering menggunakan ojek online, tapi justru yang menjambret saya diduga oknum ojol,” katanya.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kanit SPKT AKP Heri, membenarkan adanya laporan penjambretan yang dialami korban.

“Laporannya sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh Unitreskrim Polrestabes Palembang,” singkat Heri. (do) 

Powered by Blogger.