Target ke Liga 1, SFC Pasrah

Hendri Zainuddin (foto/nis)
PALEMBANG, SP - Pandemi virus corona di prediksi akan mencapai puncaknya hingga Mei mendatang. Hal tersebut mengingat penyebaran Covid-19 di tanah air semakin masif, saat ini saja sudah lebih dari 6 ribu kasus yang tercatat di laman resmi covid pemerintah.

Jika nantinya hingga Juli mendatang pandemi ini masih belum dapat ditanggulangi, maka kemungkinan besar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan benar benar dihentikan. Menanggapi ini Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin mengaku pasrah.

Ya, pihaknya tak bisa berbuat apa-apa dengan keadaan ini, manajemen pun mau tak mau mengukuti keputusan PSSI, apalagi dengan finansial yang tak cukup memadai untuk berlaga jika kompetisi tetap berjalan.

"Kita pasrah saja untuk melihat kondisi kedepan, kalau sampai Juli belum ada kepastian baiknya kita hentikan saja karena itu pasti akan menimbulkan persoalan bagi manajemen hingga pemain, kita tidak bisa menyalahkan siapapun karena ini bencana wabah, sakit memang tapi harus kita jalani," ujarnya, Minggu (19/4) kemarin.

Begitupun sebaliknya, apabila kompetisi kembali digelar Juli mendatang, manajemen tak berharap banyak mampu memenuhi target ke Liga 1, mengingat minimnya persiapan membuat klub berjuluk Laskar Wong Kito ini harus bekerja lebih ekstra.

Sementara itu mengenai wacana PSSI yang akan menggelar kempetisi alternatif pengganti Liga 1 dan Liga 2, pria yang menjabat sebagai Ketum KONI Sumsel ini mengaku tidak akan berdampak besar bagi klub.

"Kalau wacana PSSI akan lakukan kompetisi yang lain, tapi kan itu tidak ada gunanya juga, karena tidak akan membuat heroik pertandingan, dengan adanya kompetisilah akan membuat menarik pertandingan seperti adanya degradasi dan tim yang promosi," tutur dia. (nis)

Powered by Blogger.