Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Sumsel

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto
PALEMBANG, SP - Masyarakat Sumsel pantas bersyukur, pasalnya pada Senin (6/4) tidak ada penambahan kasus positif corona di Sumatera Selatan (Sumsel). Hingga kini kasus positif masih 16 kasus. Untuk yang sembuh 1 orang dan meninggal ada 2 orang.

Sudah ada spesimen sebanyak 11.422 orang diperiksa, dan 8000 atau 80 persen diantaranya tidak terbukti positif corona.

Ada penambahan 218 kasus sehingga total ada 2491 kasus positif di Indonesia hingga Senin (6/4). Yang meninggal mencapai 209 orang serta yang sembuh mencapai 192 orang.

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat membuat masker kain yang dibuat sendiri dengan dipakai maksimal 4 jam.

"Setelah dipakai langsung dicucui pakai air sabun, maka kita semua gunakan masker," katanya.

Ia juga meminta masyarakat membantu untuk memberantas corona, dengan cara isolasi diri di rumah.

Bahkan ia meminta untuk jelang bulan ramadan masyarakat bisa menjaga kesehatan.

"Mari kita ibadah di rumah masing-masing, jangan bepergian takut resiko tertular sangat tinggi, mari bersama-sama kita lakukan dengan baik," katanya.

Permenkes nomor 9 tentang 2020 tentang PSBB bertujuan untuk membatasi komunikasi kontak sosial fisik dalam skala lebih besar, ini tindak lanjut upaya menjaga jarak secara fisik.
Agar semuanya yakini bahwa transmisi penyakit dari orang yang sakit kepada yang sehat bisa dihentikan.

"Kita masih melihat jumlah kasus meningkat dan jumlah kematian dan penyebaran sangat cepat, oleh karena itu akan dilakukan kajian epdidemiologi untuk membatasi penyebaran penyakit," katanya sembari menghimbau masyarakat jangan dulu mudik karena menambah resiko. (do)

Powered by Blogger.