Sumsel Dapat Bantuan 25 Ventilator Covid-19

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat menerima bantuan dari pengusaha muda kelahiran Palembang, Setiawan Ichlas, Rabu (8/4/2020). (foto/Cr2)
PALEMBANG, SP – Upaya pencegahan virus Coroan (Covid-19) yang dilakukan pemerintah Provinis Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat apresiasi dari berbagai pihak. 

Pemerintah Sumsel sendiri mendapatkan bantuan sebanyak 25 ventilator bernilai puluhan miliar dari Bomba GrupTaipan asal Sumsel, Rabu (8/4/2020).

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, kepedulian putra daerah seperti Setiawan Ichlas menjadi kebangaan. Kendati telah sukses dikancah nasional namun tetap tetap menaruh perhatian terhadap masyarakat yang ada di tanah kelahirannya.

"Jujur saya bangga. Ibarat kita ini sedang kehujanan lalu ada yang datang kasih payung. Semua boleh lihat ventilator ini harganya ratusan juta. Bayangkan ada 25 unit yang diberikannya untuk kita. Untuk ventilator saja kalau ditotal sudah Rp10 miliar lebih disumbangkannya belum termasuk yang untuk TNI dan Polri," katanya.

Menurut Deru, bantuan tersebut sangta dibutuhkan pemerintah Sumsel dalam sebagai alat bantu pertama pernapasan bagi pasien Covid-19. 

"Saya kira tidak semua rumah sakit punya ventilator. Seperti kita tahu Covid019 itu memang menyerang pernapasan, sehingga dibutuhkan alat batu pernapasan ini dlam proses perawatan," jelasnya.

Deru berharap, bantuan tersebut bisa memotivasi putra terbaik daerah lainnya untuk melakukan hal serupa. Sehingga penanganan Covid-19 makin cepat dilakukan di Provinis Sumsel.

"Semoga ini menginspirasi. Yang mau bantu materi bantulah. Bantu uang silahkan langsung ke lapangan begitu juga bantuan tenaga. Kalo dak katek materi katek tenago doa bae jadilah. Makanya aksi Setiawan ini patut dicontoh supaya kita tidak hanya bisa berceloteh saja tanpa ada perbuatan yang jelas," harapnya.

Mengingat banyaknya bantuan yang sudah terkumpul ini, HD juga mewanti-wanti agar petugas logistik menyalurkan ke tempat yang benar. Termasuk ke rumah sakit mana yang membutuhkan dan memanfaatkan alat-alat yang diberikan.

Demi menekan jumlah penyebaran Covid-19 di Sumsel dalam kesempatan, Deru juga meminta agar masyarakat Sumsel terus kompak. Serta meyakini bahwa bencana non alam ini segera berakhirm. Apalagi dalam tiga hari terakhir ini di Sumsel nihil penambahan pasien positif Covid-19.

"Mudah-mudahan kedepan terus menurun. Dan seluruh pemeluk agama  ikuti anjuran pemimoin agama. Jadikan fatwa MUI pedoman kita sebagai muslim. Dan disiplin untuk tidak membuat kerumunan yang melanggar physical distancing," bebernya Deru.

Seperti diketahui, Setiawan Ichlas alias Iwan Bomba sendiri mendadak populer pasca memiliki 13,27% saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI). Apalagi, setelah PADI menyatakan bakal mengakuisisi 51% saham Bank Muamalat. Setiawan tercatat  lahir dan besar di Palembang.

Beberapa bisnis yang digarap Iwan antara lain, transportasi atau jasa, perkebunan, trading, pertambangan batubara, dan jasa keuangan. Tidak berhenti di situ, dalam gurita bisnisnya Iwan juga memiliki sejumlah pelabuhan yang tersebar di Indonesia. Antara lain di Palembang, Lampung serta Kalimantan.

Tak tanggung-tanggung, selain memberikan dantuan 25 Ventilator, pengusaha muda tersebut juga memberikan 5.000 paket APD lengkap, 5000 tes kit, 5000 masker, serta 20.000 paket beras bagi Pemprov Sumsel. (Cr2)

Powered by Blogger.