Sumsel 18 Kasus Covid-19 Bukan 21 Kasus

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumsel, Yusri
PALEMBANG, SP - Juru bicara covid-19 Pemerintah Pusat beberapa waktu lalu merilis Sumsel terdata 21 kasus positif covid-19 yang ternyata ada kesalahan entry data yang benar hanya 18 kasus covid-19 per Sabtu, (12/4).

Yusri Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri, mengatakan, terjadinya penambahan jumlah kasus Covid-19 tersebut, ternyata ada kesalahan entry data dari pusat.

Dimana, pada 10 April kemarin pusat mencatat ada sebanyak 21 orang di Provinsi Sumsel yang positif Covid-19 atau terjadi penambahan empat orang dari jumlah sebelumnya yang telah ditetapkan  sebanyak 17 orang. 

"Nah setelah dilakukan tes lab, ternyata hanya 17 ditambah 1 orang lagi menjadi 18 orang positif cavid-19, yang mana pasien lama itu setelah masuk satu minggu dirawat dilakukan pemeriksaan ulang lab apakah mereka masih mengandung virus dalam tubuhnya atau justru tidak ada lagi, itu dibuktikan dengan pemeriksaan lab, ternyata dari 3 orang dari hasil pemeriksaan lab itu masih postif, sehingga di pusat itu kemungkinan besar dianggap pasien baru", kata Yusri, diruang Camammad Center Kantor Gubernur, Sabtu (11/4).

Ditambahkannya, dimana hal tersebut terjadi karena sample memang dikirim dari daerah ke pusat, sehingga sample tersebut dianggap  pasien baru padahal pasien lama.

“Jadi sampai saat ini yang sah itu 18, Dan Kementerian sudah berjanji dengan kita akan melakukan proses perubahan data, mungkin karena ini hari libur proses pengubahan data itu di operator  membutuhkan sejenis surat yang resmi untuk mengubah data, mudah-mudahan Senin data itu akan mengalami segera perubahan", tambahnya. (zul)

Powered by Blogger.