Siapkan 4 Posko Diperbatasan Palembang

Ilustrasi, (foto/net)
PALEMBANG, SP –  Berbagai persiapan tengah dilakukan Pemerintah Kota Palembang dalam menghadapi penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), salah satunya dengan membuat empat posko pemanataun disejumlah perbatasan.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kota Palembang telah menyiapkan posko pemantauan terutama di perbatasan Kota Palembang. Emnpat posko tersebut terletak di empat lokasi yakni di Alang-Alang Lebar (AAL), Kertapati, OPI dan  Plaju. 

“Kita tengah tengah melakukan persiapan PSBB dan setidaknya satu hari kedepan akan dilakukan sosialisasikan untuk diberlakukan. Apabila penerapan itu tidak diindahkan akan diterapkan sangksi kepada masyarakat," katanya,” ungkapnya  usai rapat persiapan PSBB bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokompimda), Selasa (21/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Harno juga mengajak semua elemen masyarakat mendukung gerakan sosialisasi serta menjalankan proses PSBB. 

"Kita terapkan ini sebagai langkah PSBB membatasi peredaran Covid-19 lebih besar lagi," ujarnya.

Sejumlah poin penerapan yang wajib ditaati warga Palembang jika PSBB dilakukan yakni wajib menggunakan masker, razia masker di setiap wilayah Palembang, dilarang berkumpul lebih dari lima orang, dilarang mudik, menjaga jarak, penutup akses masuk Palembang, penerapan sanksi bagi yang melanggar, apabila dinilai mencurigakan akan dikriteriakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan dikirim ke Jakabaring pusat isolasi Covid-19 Sumsel.


Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, batas-batas wilayah masuk ke Kota Palembang mulai ditutup. Namun dia meminta untuk masyarakat tidak sampai panik.

"Sebenernya Palembang telah melakukan beragam upaya seperti sekolah diliburkan. Artinya tidak terlalu berlebih-lebihan apabila akses masuk Palembang juga ditutup. Ini semua demi masyarakat Palembang," ujarnya.

Terkait soal penutupan akses masuk Palembang, ungkapnya, ditekan saat memasuki mudik lebaran. Kendati tidak melarang kendaraan melintas, tetapi jika ada kendaraan melewati Palembang akan mendapatkan perlakuan protokol Covid-19.


"Kita imbau jagan ada mudik lebaran. Baik orang yang mau masuk atau keluar Palembang akan diberlakukan protokol kesehatan Covid-19. Itu juga telah kita terapkan jauh sebelum PSBB," katanya. (Ara)

Powered by Blogger.