Polsek-Puskesmas Bubarkan Resepsi Nikah

Kapolsek Lain Sedang Memberikan Arahkan Tentang Larangan Menggelar Resepsi Pernikahan di Desa Petaling Ditengah Mewabahnya Virus Corona 
MUBA, SP - Meski sudah ada imbauan untuk menunda resepsi pernikahan dalam rangka mengantisipasi menyebarnya virus corona (Covid-19), namun masih ada warga Muba yang memaksakan diri menggelar acara tersebut. 

Akibatnya aparat gabungan yang terdiri dari Polsek Lais, Perwakilan Puskesmas Lais dan Trantib Kecamatan Lais, Sabtu (4/4/2020) secara persuasif memberikan pengertian dan arahan kepada pihak keluarga warga Dusun 3 Desa Petaling Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) agar acara yang mengumpulkan orang banyak tersebut batal digelar.

Camat Lais Drs Deni Sukmana saat dikonfirmasi mengatakan Kapolsek bersama tim langsung turun kelokasi, saat itu telah melakukan pendekatan kepada  yang punya hajat dan dijelaskan bahwa tidak diperbolehkan adanya kegiatan mengumpulkan orang banyak, salah satunya resepsi pernikahan untuk sementara waktu, hal itu sesuai dengan maklumat Kapolri.

"Giat penertiban pesta demi mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) telah kita lakukan bersama pihak kepolisian dan puskesmas, Alhamdulillah pelaku hajatan menerima dan mengikuti saran dan aturan yang dibuat pemerintah," jelasnya. 

Sementara, Kapolsek  Lais AKP Syafaruddin SH  membenarkan memberikan pengarahan sekaligus imbauan agar resepsi nikah tersebut tidak dilangsungkan. Hal itu sesuai dengan aturan pemerintah dan maklumat Kapolri yang isinya antara lain warga tidak berkerumun dan jangan melaksanakan kegiatan mengumpulkan massa.

"Kami atas nama pemerintah, khususnya Polsek dan Puskesmas Lais, menghimbau agar resepsi ataupun kegiatan mengumpulkan orang banyak dilarang. Virus tersebut akan berkembang biak pada saat kita kumpul ramai ramai, kita tidak tahu siapa yang membawa virus dan bila satu saja ada warga yang sudah terkena, akan menyebar ke mana-mana termasuk dalam hajatan (resepsi pernikahan-red)," jelasnya saat berada diatas panggung di Desa Petaling dengan menggunakan microphone.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar masyarakat taat dan patuh pada aturan pemerintah, begitu juga dalam aturan agama. "Kita berusaha, semoga Desa Petaling khususnya tidak tersebar oleh virus tersebut, karena virus Corons ini sangat membahayakan," pungkasnya. (ch@)

Powered by Blogger.