Polrestabes Palembang Gelar Simulasi Sispamkota

Kapolrestabes Kota Palembang, Kombes, Pol, Anom Setyadji SIK Saat Memberi Paparan Terkait Rencana Sispimkota  Palembang
PALEMBANG, SP - Polisi Resor Kota Besar, (Polrestabes), Palembang menggelar simulasi sistem pengamanan kota, (sispamkota) melalui kegiatan Tactical Floor Game, (TFG), untuk mengantisipasi kontijensi di wilayah Kota Palembang di PSCC, Kamis, (9/4).

Kapolda Sumsel, Irjen Pol, Drs. Priyo Widyanto MM, yang hadir dalam kegiatan itu mendengar pemaparan dari Kapolrestabes Palembang, Kombes, Pol,. Anom Setyadji, SIK, terkait rencana kontijensi sispamkota Palembang.

Ditengah-tengah pandemi wabah covid-19. Kapolda Sumsel, Irjen Pol, Drs. Priyo Widyanto MM, mengatakan, sebagai aparatur negara, Polri dan TNI termasuk unsur pemerintahan daerah tidak pernah bosan dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya, di Kota Palembang, dimana Pelaksanaan pelatihan TFG yang dilaksanakan bertujuan guna mengantisipasi perkembangan kondisi Kamtibmas, dan latihan yang dimaksudkan adalah untuk semua jajaran TNI - Polri serta pemerintah daerah yang mempunyai visi misi yang sama, semua pihak harus memahami perannya masing-masing dalam mengamankan Kota Palembang, sehingga hal-hal tidak diinginkan bisa dicegah dengan cepat.

"Terima kasih ataa peran semua pihak dalam apresiasi guna kesiapan dan pelaksanaan yang dilaksanakan itu ditambah lagi suport oleh Walikota Palembang, pastinya seluruh dinas yang terkait sudah bisa bersama-sama berperan melakukan tugas dalam pengamanan kota Palembang ", kata Priyo Widyanto.

Dijelaskannya, tidak ada satupun tempat di Sumatera Selatan ini yang bisa terbebas dari virus covid-19 oleh karena itu pemerintah sudah jauh-jauh hari memberikan himbauan kepada masyarakat agar menghindari serta memahami betul tentang bagaimana cara memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 tersebut.

"Kapolri sudah mengeluarkan maklumat yang menegaskan apa apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah, itu harus benar-benar ditaati oleh seluruh masyarakat Sumatera Selatan", ujarnya.

Priyo Widiyanto menambahkan, virus covid-19 adalah penyakit karena itu apabila permasalahan penyakit tersebut tidak segera ditangani dan tidak diselesaikan, sangat jelas muncul permasalahan yang lain seperti permasalahan sosial, dan saat ini, sudah terlihat dampak yang ada ditengah masyarakat, seperti, ada beberapa masyarakat yang secara tidak langsung kehilangan pekerjaannya, dan hal ini sangat memungkinkan berdampak dengan perekonomian.

"Suka atau tidak suka penyebaran virus covid-19 ini harus segera diminimalisir penyebarannya dengan cara memutuskan mata rantai penyebarannya", tambahnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Wakapolda, Sumsel, Brigjen Pol,. Rudi Setiawan,. SI,K,. SH,. MH, Kapolrestabes, Palembang Kombes,. Pol Anom Setyadji,. SI,K, Irwasda Sumsel Kombes Pol Drs. Dody Marsidy, M.Hum, Pejabat Utama Polda Sumsel, Gubernur Sumsel,. diwakili Kasat,. Pol PP Propinsi Sumsel, Pangdam II Sriwijaya diwakili As OPS kasdam II Sriwijaya, Walikota Palembang, Danlanud, Danlanal, Dandrem, Kabinda, Kepala Dinas serta camat dijajaran Pemerintah Kota Palembang. (erik)

Powered by Blogger.