Pemprov Diminta Perketat Arus Keluar Masuk Perbatasan

Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati, (foto/net)
PALEMBANG, SP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak pemerintah daerah agar memperketat arus keluar masuk di sejumlah perbatasan, untuk mencegah penularan Covid-19. 

Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati mengatakan, arus keluar masuk ke Sumsel harus diperketat baik perbatasan jalur udara, air maupun darat.

“Sterilisasi juga bukan hanya pemasangan alat pendeteksi suhu tubuh saja, tetapi kita minta adanya pengecekan riwayat orang yang masuk ke Sumsel agar diketahui jika berstatus apa, apa memiliki status ODP atau sejenisnya. Yang jelas perbatasan harus diawasi,” ungkapnya, Kamis (2/4). 

Selain itu ungkap Anita, dalam penanganan Covid-19 diperlukannya sinergi antara pemerintah dengan pihak lainnya seperti TNI, Polri dan masyarakat. Selain itu, sharing dana dinilai sangat dibutuhkan dalam melawan wabah virus tersebut.

“Sharing dana sangat dibutuhkan, baik bagi TNI, Polri daerah maupun rumah sakit. Sehingga adanya kebijakan ini tidak ada lagi masyarakat Sumsel yang terjangkit Covid-19,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Anita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan Covid-19. Menurutnya, tugas pencegahan bukan hanya kewenangan pemerintah saja namun tugas bersama termasuk rakyat. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengaku akan melakukan berbagai upaya untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di masyarakat. Tak hanya itu, masyarakat telah diimbau untuk tidak mudik dari perantauan ke Sumsel untuk sementara waktu. 

“Kita imbau masyarakat peranatau jangn mudik dulu, kalau mau mudik maka harus dikarantina selama 14 haru dulu di wisma Atlet Jakabaring, Palembang,” ungkapnya. (Kar)

Powered by Blogger.