PAD Pagaralam Terancam Terjun Bebas

Kabid Pendapatan BKD Kota Pagaralam, Mirwansyah 
PAGARALAM, SP - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pagaralam selama tiga bulan kedepan dipastikan terjun bebas hingga 90 persen. Menyusul adanya pembebasan pajak untuk dunia usaha meliputi sektor perhotelan, restoran dan tempat hiburan. Hal itu juga dilakukan oleh Pemerintah Kota Pagaralam.

“Pembebasan pajak ini sangat mempengaruhi pendapatan asli daerah kota Pagaralam. Ya kalau dipaksa ditagih mereka jelas tidak bisa membayar pajak ditengah wabah virus corona, karena mereka tidak memiliki penghasilan,” ujar Kepala BKD Kota Pagaralam. Iwan Mike Wijaya melalui Kabid Pendapatan, Mirwansyah kepada media ini, Rabu (22/04) ketika ditemui diruang kerja. 

Dikatakannya jika pandemi corona ini berkepanjangan maka dipastikan semua sektor perekonomian akan lesu yang pada akhirnya tidak ada yang mampu membayar pajak. Disisi lain beban APBD akan semakin berat karena rakyat juga butuh bantuan.

"April, Mei dan Juni pajak untuk tiga sektor diatas (hotel, restoran dan tempat hiburan  dibebaskan, ya otomatis penerimaan nol rupiah, sebelum dibebaskan saja pendapatan pajak ini turun hingga 50 persen," ujarnya. 

Jika pandemi ini terus berlanjut maka tidak menutup kemungkinan PAD tiga sektor diatas terjun bebas hingga 90 persen. “Dampaknya akan sangat terasa tahun depan (2021),” ujar Mirwan. 

Mirwan berharap wabah Covid-19 ini segera berlalu sehingga perekonomian kembali bergairah dengan demikian pembangunan di Bumi Besemah kembali menggeliat. (Repi)

Powered by Blogger.