Nasib Para Pemain SFC Yang Daerahnya Terdampak PSBB


PALEMBANG, SP - Kian masifnya penyebaran Covid-19 di tanah air membuat beberapa wilayah memilih untuk menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Adanya aturan tersebut ternyata berdampak pada aktivitas masyarakat tak terkecuali bagi para pemain Sriwijaya FC yang berada di kawasan zona merah Covid-19.

Salah satunya yakni Gelandang serang Laskar Wong Kito Hari Habrian , pemain berusia 27 tahun ini pun mengaku berlakunya aturan PSBB membuat dirinya tak bisa melakukan banyak aktivitas di luar rumah.

"Iya PSBB sudah mulai berlaku di sini (Serang Banten) jadi sekarang saya di rumah saja latihan-latihan di depan rumah," ujarnya,  Kamis (30/4/2020).

Meski begitu mantan Pemain Perserang ini tak mau ambil pusing soal PSBB, ia mengaku masih memiliki aktivitas yang lebih bermanfaat seperti memancing atau bersepeda.

"Untuk mengisi kosongan paling saya main PS, mancing biasanya hari minggu kalau memang bosan ya saya sepedaan sekitar rumah aja," ungkapnya. 

Sementara itu Stopper senior Sriwijaya FC Erwin Gutawa merasakan hal yang sama, pemain asal Kalimantan Selatan ini juga merasakan getirnya penerapan pembatasan wilayah, diakuinya hal itu membuatnya tidak leluasa dalam menjalankan program latihan mandiri yang telah di embankan oleh para pelatih. 

"Kemarin-kemarin kan sering latihan di lapangan walaupun sering pindah tempat juga semenjak puasa ini sudah susah sekarang kalau mau latihan teknik atau fisik seperti sprint walaupun di deket rumah saya di lapangan Batulicin juga gak bisa karena di tempat saya sudah mulai menerapkan PSBB,"bebernya. 

Hal yang sama di rasakan oleh Striker asal Bandung Rudyana,  pemain yang menorehkan gol ke gawang PSIM Jogjakarta pada waktu lalu ini mengaku lebih banyak melakukan aktivitas dirumah.

Kendati begitu ia mengaku senjata ampuh untuk menghilangkan kebosanan kala berdiam dirumah yakni dengan bermain game atau sekedar menjadi koki dadakan membantu sang istri membuatkan menu masakan baru.

"Nggak bisa keluar rumah disuruh diam. Aktivitas terbatas. Agak gimana ya. Mau ngelakuin ini banyak gak bisa dilakukan, paling mengisi waktu luang main game PUBG kadang juga bantu istri masak nyari eksperimen menu baru,"tukasnya. 

Seperti diketahui Akibat pandemi Corona di tanah air membuat PSSI menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2, sementara itu untuk kelanjutan kembalinya di gelarnya kompetisi PSSI dan PT LIB belum memutuskan, meski begitu PT LIB nampaknya telah memberi sinyal bahwa akan ada wacana terkait perpanjangan penundaan kompetisi. (Nis) 

Powered by Blogger.