Jelang Ramadhan, Anggota Fraksi PKB Gelar Baksos


BANYUASIN, SP - Menyambut datangnya bulan suci ramadhan,  anggota DPRD Banyuasin dari Fraksi PKB, Emi Sumirta menggelar bakti sosial bersama MWC NU di wilayah perairan dengan membagikan 5000 masker dan melakukan penyemprotan disinfektan seluruh masjid dan musholla.

“Saya ingin masyarakat Banyuasin di wilayah perairan husyuk dan nyaman dalam melaksanakan kegiatan keagamaan selama bulan ramadhan ini,” ujarnya.

Emi mengaku tidak akan berhenti berbuat untuk kepentingan masyarakat. "Apapun akan saya lakukan demi masyarakat, jangan kan harta nyawa pun akan kami korbankan demi rakyat bangsa dan negara ini," ujar Emi saat dibincangi sela-sela kegiatan bakti sosial, Kamis (23/04).

Dikatakannya sebagai ketua wilayah salah satu Badan Otonom (Banom) di NU, dirinya di didik untuk mengejawentahkan Hubbul Wathon Minal Iman yang dicetuskan pendiri NU Al- Maqfurllah KH. Hasyim Azhari.

Selain itu kata Emi, kegiatan bakti sosial yang dilakukannya itu untuk menjawab pertanyaan  banyak orang bahwa anggota DPRD tidak peduli dalam menghadapi Covid-19." Saya hanya sebagian atau salah satu orang dari anggota dewan yang saat ini bergerak membantu masyarakat dalam menghadapi Covid-19, tentunya dengan cara sendiri," ujar Emi.

Emi mengaku telah menghabiskan dana pribadi ratusan juta rupiah untuk membantu masyarakat Banyuasin selama wabah Covid-19 ini. 

“Sampai hari ini (kemarin) saya telah menjual satu mobil yang nilainya tidak seberapa hanya puluhan juta. Tapi kedepan jika wabah ini terus berlanjut saya sudah mempersiapkan satu mobil lagi untuk saya jual demi membantu masyarakat Banyuasin yang terdampak Covid-19,” katanya.

Dia meminta media untuk  publikasikannya siapa tahu ada yang berminat untuk membeli mobil Camry V tahun 2008 itu. “Uangnya akan saya belikan sembako. Karena saya ingin kaum  Nahdiyin dan umumnya umat Islam di Banyuasin bisa melaksanakan ibadah puasa bulan Ramdhan 1441 H ini dengan khusyuk dan tenang," ujarnya.

Emi juga mengapresiasi pemerintah pusat dan daerah yang telah melakukan efisiensi anggaran demi menanggulangan dampak Covid-19.

"Mari kita bersama-sama pada bulan suci ramadhan ini membersihkan hati dan pikiran dari sifat tercela yang bisa merusak amal ibadah puasa kita. Dengan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan wabah Covid-19. apalagi sampai ‘menyunat’ anggaran," pungkasnya. (Adm)

Powered by Blogger.