Jelang Ramadan, Perantau Jangan Mudik Dulu

Penumpang bus melakukan pemeriksaan suhu tubuh di terminal. (foto:Ist)
PALEMBANG, SP -  Pemerintah Kota Palembang melakukan antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) perantau diimbau jangan mudik dulu untuk sementara waktu. 

Sekertaris Daerah (Sekda) Palembang, Ratu Dewa mengatakan, imbauan tersebut agar tidak mudik ke Palembang sebagai upaya keselamatan bersama. Terutama saat ini mendekati bulan Ramadan yang biasanya masyarakat ramai-ramai puang kampung.

"Kalau bisa pemudik dan perantau sabar. Jangam mudik dulu. Di tanah rantau jangan pulang ke Palembang dan yang di Palembang diharapkan untuk tetap tinggal dan jangan kemana-mana dulu. Ini demi kesehatan dan keselamatan kita semua, tetangga maupun keluarga kalian," katanya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang telah menyiapkan dua posko yang terletak di Terminal Alang-Alang Lebar dan Karyajaya. Serta teah menyediakan dua posko cek kesehatan penanganan Covid-19. Hal ini dilakukan dalam mengantisipasi kondisi jalur darat kota yang kemungkinan tetap akan dilalui oleh pemudik lewat angkutan umum.

"Sudah ada imbauan memang dari pemkot melalui sekda kemarin kalau sebaiknya warga Palembang di luar jangan pulang dulu begitu pun sebaliknya. Tetapi tetap kita akan mengantisipasi keadaan di tengah wabah ini. Karena masih mungkin akan ada pemudik yang kembali," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, Agus Rizal.

Agus mengatakan, persiapan dua posko kesehatan tersebut juga dalam pemantauan anggota keamanan dan didukung oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Palembang juga kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kesiapan posko tersebut, dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Apalagi pergerakan pemudik luar kota dan antar provinsi masih mungkin berjalan karena belum ada pembatasan total.

"Maka dalam posko ada pengecekan suhu tubuh, serta pengadaan APD seperti hand sanitizer," katanya.

Sementara itu, salah seorang perantau, Arief mengatakan, setiap tahunnya ia bersama keluarga melakukan mudik ke Jawa dengan menggunakan bus. Namun karena Pandemi Covid-19 ini rencana itu dibatalkan setelah adanya imbauan dari pemerintah.

"Biasanya sebelum puasa kita sudah beli tiket untuk ke Jawa Tengah, tapi diberita sudah ada imbauan tidak boleh mudik dulu ke Jawa dan di Palembang juga tidak boleh dulu keluar. Jadi kita batalkan untuk kelamatan sama-sama, mau gimana lagi," katanya. (Ara).

Powered by Blogger.