Hari ini, Bantuan Pemkot Palembang Didistribusikan

Sekretaris Daerah, (Sekda), Kota Palembang, Drs, Ratu Dewa, M.Si
- Bantuan yang Disebar Bukan Dari Pemkot Palembang

PALEMBANG, SP - Menyikapi berbagai persoalan ditengah masyarakat, menyusul adanya bantuan yang sudah didistribusikan kepada masyarakat beberapa waktu lalu. Sekretaris Daerah, (Sekda), Kota Palembang, Drs, Ratu Dewa, M.Si menegaskan jika bantuan yang sudah didistribusikan berupa beras bukan bantuan dari Pemerintah Kota Palembang tapi bantuan dari donatur baik itu secara pribadi, institusi maupun kelompok atau badan usaha. 

“Rencananya, Hari ini, Kamis, (23/4), bantuan Pemerintah Kota Palembang, akan didistribusikan secara bertahap”, tegas Ratu Dewa, saat dihubungi via telpon selularnya, Rabu, (22/4).

Dijelaskannya, bantuan yang diberikan donatur melalui gugus tugas Pemkot Palembang, berupa masker, Alat Pelindung Diri, (APD), sembako bertujuan agar tepat sasaran sehingga Pemkot yang mendistribusikan melalui gugus tugas kecamatan dan gugus tugas kelurahan yang dibantu TNI dan Polri. Sementara, data yang digunakan merupakan data yang diberikan Rukun Tetangga, (RT), melalui lurah ke Dinas Sosial, “bagi warga yang belum terdata agar segera melapor ke lurah untuk diberikan bantuan sesuai kriteria dari Dinas Sosial”, jelasnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Palembang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk percepatan penanganan virus covid-19 dengan rincian, Rp 120, 8 miliar segera direalisasikan. Sisanya, Rp 70, 2 miliar merupakan dana cadangan. Rinciannya, RSUD Bari mendapat jatah Rp 64, 858 miliar, Dinas Kesehatan dapat Rp 18,999 miliar dan Dinas Sosial dapat Rp 29,801 miliar. Anggaran Dinas Sosial ini lah yang akan diberikan kepada masyarakat berbentuk sembako sebagai bantuan berupa, beras, minyak goreng, gula, dan gandum untuk mencover sebanyak 40.735 Kepala Keluarga, (KK).

Sebelumnya, Jum’at, (17/4), Walikota Palembang, H. Harnojoyo memberikan secara simbolis kepada camat se-Kota Palembang bantuan sembako untuk masyarakat. Bantuan inilah yang saat ini menimbulkan pro dan kontra ditengah masyarakat. (hmy)

Powered by Blogger.