Gerakan Bhakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid-19

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, M.M. didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. membuka secara serentak Bhakti Sosial Peduli Covid-19 bertempat di Lapangan Apel Mapolda Sumsel Jl. Jenderal Sudirman Km. 4,5 Kelurahan Pahlawan Kecamatan  Kemuning Palembang, Selasa (21/4). (foto/do)
PALEMBANG, SP - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, M.M. didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. membuka secara serentak Bhakti Sosial Peduli Covid-19 bertempat di Lapangan Apel Mapolda Sumsel Jl. Jenderal Sudirman Km. 4,5 Kelurahan Pahlawan Kecamatan  Kemuning Palembang, Selasa (21/4).

Bhakti sosial yang bertepatan dengan Hari Kartini tanggal 21 April tersebut, mengusung tema "Gerakan Bhakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid-19", bantuan peduli terhadap dampak Covid-19 ini diserahkan secara simbolis oleh Kapolda, Wakapolda dan Irwasda Polda Sumsel kepada perwakilan personel Polda Sumsel untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak langsung Covid-19.

Ada 25 (dua puluh lima) Pondok Pesantren yang dihuni sebanyak 4.789 (empat ribu tujuh ratus delapan puluh sembilan) santri, kemudian 24 (dua puluh empat) Panti Asuhan yang dihuni sebanyak 730 (tujuh ratus tiga puluh) anak yatim dan kepada pekerja informal sebanyak 560 (lima ratus enam puluh) jiwa yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan khususnya Kota Palembang.

Pelaksanaan Gerakan Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19 yang digelar di Polda Sumsel tersebut, merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 dan juga dalam menghadapi bulan suci Ramadhan di wilayah Provinsi Sumsel.

Saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Kapolda Sumsel menyampaikan beberapa hal, diantaranya "Hari ini kita dari Polda Sumatera Selatan dan jajaran Polres melaksanakan kegiatan bhakti sosial secara serentak, bhakti sosiap ini dimaksudkan untuk membantu saudara-saudara kita masyarakat Sumatera Selatan yang terdampak dari Covid-19, katanya".

Dari Polda Sumatera Selatan sendiri membantu sebanyak beras lebih kurang 17,4 (tujuh belas koma empat) ton atau 17.400 (tujuh belas ribu empat ratus) kilogram, kemudian mie instan sebanyak 480 (empat ratus delapan puluh) dus yang berisikan 19.200 (sembilan belas ribu dua ratus) bungkus, kemudian susu 493 (empat sembilan puluh tiga) kardus yang berisi 59.160 (lima puluh sembilan ribu seratus enam puluh) sachet kemudian paket sembako sebanyak 560 (lima ratus enam puluh) paket yang akan dibagikan kepada masyarakat-masyarakat atau pekerja-pekerja yang terdampak langsung Covid-19, imbuhnya".

Kapolda Sumsel menambahkan, "Dari jajaran Polda Sumatera Selatan kita bisa menampung sebanyak 103 (seratus tiga) ton beras, mie instan sebanyak 19.200 (sembilan belas ribu dua ratus) bungkus dan susu 59.160 (lima puluh sembilan ribu seratus enam puluh) sachet, kemudian untuk sembako sebanyak kurang lebih 13.000 (tiga belas ribu) paket sembako, makanan siap saji sebanyak 6.600 (enam ribu enam ratus) kotak dan masker sebanyak 1.100 (seribu seratus) pcs.

Mudah-mudahan bantuan dari bhakti sosial dari Polda Sumatera Selatan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak secara langsung perekonomiannya akibat Covid-19, ujar Kapolda Sumsel".

Gerakan Bhakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid-19 yang dibuka secara langsung oleh Kapolda Sumsel tersebut, juga dihadiri oleh Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Dody Marsidy, M.Hum., CFrA., Pejabat Utama Polda Sumsel dan personel Polda Sumsel. (do)

Powered by Blogger.