DPRD Banyuasin Serahkan Rekomendasi LKPJ 2019

Unsur Pimpinan DPRD Banyuasin Menyerahkan Rekomendasi yang Berisi Catatan Strategis dan Kritik Terhadap LKPJ 2019 Saat Sidang Paripurna, Kemarin 
BANYUASIN, SP - Setelah melalui pembahasan oleh Panitia Khusus, DPRD Banyuasin menyerahkan sejumlah rekomendasi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuasin tahun 2019 pada sidang paripurna, Rabu (22/04).

Keputusan DPRD tersebut berisi catatan strategis dan koreksi terhadap arah kebijakan pemerintah daerah, kebijakan pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas-tugas pembantuan dan tugas umum pemerintah yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2019.

Sidang Paripurna Isitimewa yang dipimpin Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan didampingi Wakil Ketua Sukardi SP, Noor Ismatudin dan Ahmad Zarkasih itu hadiri Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, Sekda Banyuasin Senen Har, Sekwan Banyuasin Sopian Permana SH MSi, anggota DPRD Banyuasin serta Kepala OPD.

Catatan dan rekomendasi terhadap LKPJ tersebut disusun berdasarkan pengantar LKPJ akhir tahun 2019. Laporan Pansus I dan II DPRD Banyuasin, serta masukan dan saran yang berkembang dalam rapat tim perumus.

Ada sejumlah catatan dan rekomendasi DPRD Banyuasin diantaranya terkait kuantitas guru pada setiap jenjang pendidikan, insfrastruktur sekolah, melakukan penyebaran tenaga medis, perawat bidan dan dokter. “Ini akan menjadi evaluasi, agar kedepannya lebih baik lagi,” kata Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan SH MSi.

Wakil Ketua Noor Ismatudin menambahkan berdasarkan laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Banyuasin (LKPJ) sebagai progres report kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang dicapai selama tahun anggaran 2019 disusun berdasarkan RKPD adalah bentuk nyata pemerintah yang efektif, transparan dan akuntabel.

Ditambahkan Ismatudin, untuk melakukan perbaikan penyelenggaraan pemerintah daerah kedepan, DPRD perlu memberikan rekomendasi atas LPKJ tahun anggaran 2019.

Berdasarkan kebijakan umum pengelolaan keuangan, pertama  pemerintah daerah harus mampu meningkatkan pendapatan daerah dengan menggali potensi sumber daya yang ada secara terencana, rasional, proposional dan realistis.

Kedua, OPD harus menggunakan anggaran yang telah dianggarkan secara maksimal berdasarkan rencana kegiatan yang telah disetujui. Ketiga, penyusunan program pelaksanaan dan pelaporan kegiatan harus disusun secara jelas dan transparan. Selain itu data yang disampaikan dalam LKPJ harus disusun secara rinci dan singkron.

Bupati Banyuasin H Askolani  mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap rekomendasi yang telah disampaikan DPRD Banyuasin terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati  tahun 2019 “Rekomendasi ini tentunya akan menjadi perhatian pihaknya untuk melangkah dimasa mendatang,”katanya.

Ditambahkan Askolani hasil yang telah dicapai kurun waktu tersebut tentunya belum dapat direalisasikan sesuai dengan yang harapkan. “Masih terdapat berbagai kendala dan hambatan yang harus kita tuntaskan baik ketersediaan dana dan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dibidangnya,” ujarnya. (Adm)

Powered by Blogger.