Ditengah Covid-19, Pasar Tradisional Ramai Sambut Ramadhan


PALEMBANG, SP - Meskipun masih dalam menghadapi wabah virus carona ( Covid-19), bertepatan dengan jelang sidang isbat penetapan awal Ramahdan 1441 Hijriah, pada Kamis (23/4) sore.

Namun, sejumlah pasar Tradisional di Palembang salah satunya Pasar Tradisional Lemabang masih ramai pengunjung.

Pantauan SumselPers di lokasi, meskipun pemerintah tidak memperbolehkan keramaian, karena bisa memicu adanya penyebaran Covid-19.

Namun, seolah warga tidak perduli hingga rela berdesakan, yang mengakibatkan lalulintas jalan sedikit terganggu

Zainudin (54) salah satu pedagang mengatakan, sudah dua hari pengunjung pasar kembali meningkat semenjak meningkatnya jumlah kasus corona di Palembang.

Meskipun tidak seramai dari tahun sebelumnya, namun harus tetap bersyukur dengan ramainya masyarakat yang ingin berbelanja guna menyiapkan menu di puasa pertama.

"Bapak boleh lihat sekarang, bisa dikatakan cukup ramai tapi omset turun " katanya saat di wawancara SumselPers di kotak kios miliknya kemarin.

Meskipun terbilang ramai. Tapi, itu mungkin berlangsung dalam seminggu saja saat awal ramadhan. Sementara, pertengahan nanti kembali sepi.

"Jadi nanti, langkah selanjutnya. Bagaimana pendapatan kami ini yang semakin susah. Saya berharap ada bantuan dari pemerintah. Bukan cuma tukang becak atau pemulung saja yang harus diperhatikan. Tapi nasib kami para pedagang ini juga," bebernya. (zul)

Powered by Blogger.