Askolani Distribusikan Bantuan Ke-21 Kecamatan

Bupati Banyuasin Askolani Menyerahkan Bantuan Secara Simbolis Kepada Perwakilan Makarti Jaya 
- Bantuan 16 Perusahaan 

BANYUASIN, SP - Bupati Banyuasin H Askolani menyerahkan bantuan sosial berupa beras 5 ton, mie instan 981 dus dan telur 5,5 ton untuk anak yatim piatu dan lanjut usia yang tidak mampu di 21 kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin. 

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kecamatan di Gedung Graha Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin, Rabu (22/04).

Turut menyaksikan, Wabup H Slamet, Ketua DPRD Irian Setiawan dan Wakil Sukardi dan Noor Ismatudin, Kapolres AKBP Danny Sianipar, Kejari M Jefri SH, Dandim 0430, Sekda H Senen Har dan Kadis Sosial Alamsyah Rianda.

Askolani menjelaskan bantuan merupakan bantuan untuk meringankan beban masyarakat khususnya anak yatim piatu dan lanjut usia tidak mampu yang terdampak covid 19. Bantuan merupakan sumbangan dari 16 perusahaan yang ada di Kabupaten Banyuasin.

"Bantuan dari perusahaan yang kita bagikan ini berupa beras 5 ton, mie instan 981 dus telur 5,5 ton. Dan bantuan ini kita khususkan untuk anak yatim piatu dan orang lanjut usia yang tidak mampu di 21 kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin," katanya.

Adapun 16 perusahaan yang telah menyumbang, telur dari PT Aguan Pulau Harapan, PT SIP Langkan, Asosiasi Peternak Banyuasin, Mie Instan dari  PT Sriwijaya Alam Segar, PT Banyuasin Nusantara Sejahtera, PT Sumber Beton Pelangi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Beras bantuan dari Kagama, PT Buyung, PT Banyuasin Nusantara Sejahtera, PT Sumber Beton Pelangi, PT Gasing Sawit, PT Pertani dan PT Agri Makmur Pertiwi. Sedangkan Minyak bantuan dari PT Garis Sawit Agasi dan PT Agri Makmur Pertiwi.

Bantuan ini menurutnya akan didistribusikan oleh pihak kecamatan bersama unsur Tripika, dengan rincian 500 kilogram beras akan didistribusikan untuk 10 kecamatan yang bukan penghasil beras yakni Rantau Bayur,  Betung, Suak Tapeh, Banyuasin III, Sembawa, Talang Kelapa, Banyuasin I, Air Kumbang, Rambutan dan Banyuasin II.

Sedangkan mie instan 81 dus dan Telur 500 Kg akan dibagikan ke 11 kecamatan penghasil beras. Ke-11 kecamatan tersebut Kecamatan Pulau Rimau, Kecamatan Selat Penuguan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kecamatan Tanjung Lago, Muara Padang, Muara Sugihan, Makarti jaya, Karang Agung Ilir, Air Saleh, Muara Telang dan Kecamatan Sumber Marga Telang.

"Kalau semua bergotong royong, Insyaallah persoalan dampak Covid termasuk pencegahan penyebarannya bisa kita atasi secara bersama-sama, "tegasnya.

Mungkin ada yang bertanya, kapan bantuan sosial dari Pemkab Banyuasin? Dijelaskan  Askolani bahwa bantuan sosial dampak Covid-19 dalam waktu dekat ini akan didistribusikan bukan berupa sembako namun Bantuan Langsung Tunai (BLT).  Saat ini tengah dalam tahap verifikasi dan validasi data rumah tangga yang akan menerima bantuan tersebut.

"Bantuan akan di transfer ke rekening masing-masing masyarakat, jadi bukan dalam bentuk sembako. Opsi ini dipilih untuk mempermuda pendistribusian sehinga tidak terjadi kerumunan massa untuk mencegah penyebaran virus covid-19, atau terjadi keributan seperti di beberapa daerah,"jelasnya.

Pihaknya sendiri sudah menggandeng Bank SumselBabel dan BRI untuk mentransfer bantuan tunai tersebut. Mungkin ada yang bertanya rekening bank banyak yang tidak punya. Jadi pada saat pendataan rumah tangga penerima sudah dimintai KTP, KK dan nama orang tua perempuan.

" Ini untuk membuat rekening si penerima dan mereka tidak perlu datang ke bank, karena semuanya sudah dipermuda oleh pihak bank. Termasuk proses pencairan mereka cukup tunggu di desa,  petugas bank yang akan datang atau menggunakan BRI link yang ada di warung-warung yang ada di desa, "jelasnya. (Adm)

Powered by Blogger.