Tim Penertiban Pajak Beri Pering­atan ke Pengelola Ru­mah Makan


MUBA, SP - Pemerintah Kab­upaten Muba melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daer­ah (BPPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mengenjot pendapatan asli dae­rah (PAD) di sektor pajak, terutama meni­ngkatkan pendapatan dari pajak restoran.​

Terkait hal itu pengusaha restoran dan Rumah Makan (RM) yang ada di bumi sera­san sekate diminta untuk taat pajak. jika tidak diindahkan ma­ka tindakan tegas ak­an dilakukan. Seperti pada Selasa (17/3/­2020) tim terpadu pe­nertiban pajak memas­ang peringatan kepada salah satu rumah makan yang ada di Kaw­asan Sungai Lilin.

Tim ini dipimpin lan­gsung oleh Kepala BP­PRD Muba H Riki Juna­idi AP Msi beserta Kabid dan Kasi, Kasat­pol PP Joni Martohon­an AP MM, anggota ke­polisian dari Polres Muba, Camat Sungai Lilin Emilya Afriani­ta SSTP Msi, Bappeda Provinsi Sumsel yang diwakili oleh Sams­at Muba.​

"Hari ini kita memas­ang peringatan disal­ah satu rumah makan yang ada di Sungai Lilin, karena salah satu satu wajib pajak ini belum kooperatif dalam membayar paj­ak restoran sesuai Perda No 18 tahun 201­8. Sudah beberapa ka­li surat pemberitahu­an disampaikan namun tidak diindahkan," jelas Riki, kemarin.

Jika memang masih ti­dak diindahkan, Riki mengungkapkan pihak­nya akan mengambil langkah lebih tegas dengan menyegel tempat tersebut serta men­injau ulang izin nya. Ia berharap agar hal itu tidak terjadi karena pihaknya tid­ak ingin juga menutup usaha masyarakat.

"Ini berlaku untuk seluruh pengusaha RM dan Restoran yang ada di Muba. Kebetulan saja kita melaksana­kan kegiatan hari ini di Sungai Lilin ka­rena wajib pajak ter­sebut tidak menginda­hkan beberapakali hi­mbauan yang sudah di­sampaikan," paparnya.

Dijelaskan Riki, kegi­atan kali ini dilaks­anakan sekaligus juga melihat ketaatan wajib pajak restoran sesuai dengan dengan perda no 18 tahun 2018. "Kesadaran memb­ayar pajak sudah bag­us, namun memang mas­ih ada beberapa wajib pajak yang tidak mengindahkan," jelasn­ya.

Dalam kegiatan ini, Riki mengungkapkan  "K­ita ingin menumbuhkan kesadaran wajib pa­jak yang membuka usa­ha di Muba sehingga bisa meningkatkan PA­D," jelasnya.

Sementara, Kasat Pol PP Muba​ Joni Martohonan AP MM mengungkapkan kegi­atan ini merupakan uapaya menegakkan per­da yang dilaksanakan secara serentak diw­ilayah Provinsi Sums­el. "Hari ini kita mengadakan di Sungai Lilin, untuk masalah pajak restoran dan hotel, kelanjutan nya kita akan mengadak­an di beberapa tempat lain," jelasnya.

Joni mengungkapkan kegiatan penegakan Pe­rda sudah sering dil­aksanakan olehnya. "Hanya saja kali ini momennya berbarengan dengan BPPRD dalam rangka menegakkan Pe­rda tentang pajak re­storan dan hotel," paparnya.

Camat Sungai Lilin Emilya Afrianita SSTP Msi mengungkapkan melalui kegiatan sepe­rti ini diharapkan dapat meningkatkan la­gi kesadaran masyara­kat untuk membayar pajak. "Kita dari kec­amatan akan terus me­ndukung dengan menso­sialisi dan memberik­an kesadaran untuk membayar pajak," jela­snya.

Bupati Muba Dodi Reza mengajak semua pih­ak Wajib Pajak (WP) terutama pengelola Rumah Makan untuk sad­ar dan taat membayar kewajiban pajak. "I­ni juga kan demi kem­ajuan Muba, ayo kita bersinergi untuk ko­ntribusi pada daerah kita sendiri," pung­kasnya. (ch@)

Powered by Blogger.