Stasiun KA dan LRT Dilengkapi Pos Kesehatan

Salah satu warga sedang melakukan pemeriksaan kesehatan di Stasiun LRT Polrestabes Palembang, Kamis (5/3/2020). (foto: Kar)
- Antisipasi Penyebaran Virus Corona

PALEMBANG, SP
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang mendirikan Pos Kesehatan di Stasiun Light Rail Transit (LRT) dan Kereta Api (KA). 

Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, pihaknya telah mendirikan pos kesehatan di Stasiun Kereta api jarak jauh dan di 13 stasiun LRT Sumsel yang bisa akses secara gratis.

“Pos ksehatan ini dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan kesehatan tingkat pertama dan dijaga para medis," katanya.

Menurutnya, pendirian pos kesehatan tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor SR.02.02/11/270/2020 tentang Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Novel Corona Virus (2019-nCoV).

"Ini merupakan komitmen PT KAI ikut meminimalisir atau upaya pencegahan penularan Infeksi Novel Corona Virus (2019-nCoV) di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero)," ujar Aida saat dihubungi, Kamis (05/03/2020).

Aida menjelaskan, selain mendirikan pos kesehatan, pihaknya juga menyediakan hand sanitizer/cairan pembersih tangan serta masker bagi penumpang. Pihaknye juga telah memasang banner imbaun terkait tata cara pencegahan penyebaran Virus Corona di stasiun kereta api jarak jauh.

"Harapannya untuk mencegah penyebaran Virus Korona, penumpang kereta api jarak jauh maupun LRT Sumsel dapat ikut membantu dengan ikut melakukan kampanye hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri dan dapat memanfaatkan layanan di Pos Kesehatan jika merasakan sakit," jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk mendukung perilaku hidup bersih pengguna jasa transportasi kereta api dapat mencuci tangan di stasiun.

"Fasilitas ini sudah tersedia tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun yang tersedia di pos kesehatan dan toilet stasiun," ungkap Aida.

Ditambahaknnya, pihaknya juga memaksimalkan tenaga kebersihan untuk melakukan upaya pembersihan tempat-tempat umum yang dianggap sebagai lokasi rawan penyebaran virus tersebut. (Lan)

Powered by Blogger.