Riko-Firdaus Terancam 12 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Kepemilikan Narkoba Menjalani Persidangan Di Pn Palembang, Kemarin (foto/fly)
PALEMBANG, SP – Niatnya hanya melakukan aksi pencurian, justru dua sekawan Riko Satria (26) dan Firdaus (27) justru diringkus polisi untuk kasus penyelidikan narkona. Kini keduanya harus berhadapan dengan majelis hakim PN Palembang, Senin (9/3) kemarin.

Keduanya duduk di kursi pesakitan dalam gelar sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Silvia Rusdi SH dihadapan majelis hakim Pengadilan Negri Palembang Klas 1A Khusus diketuai Hotnar Simarmata SH MH.

Dalam dakwaan yang dibacakan bahwa terdakwa diduga melakukan tindak pidana melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman berupa sabi-sabu tanpa izin seberat 0,110 gram.

"Perbuatan terdakwa bermula pada bulan Desember 2019, saat itu kedua terdakwa ditangkap oleh petugas kepolisian saat sedang menyelidiki pelaku pencurian dengan dengan kekerasan di lorong Kenari Kelurahan 9 Ilir Palembang,” ungkap JPU membacakan dakwaan.

Namun ditempat tersebut kedua terdakwa saat dilakukan penggeledahan dicurigai oleh pihak kepolisian salah satu terdakwa langsung membuang satu bungkus narkotika dari tangan kiri terdakwa.

"Setelah diinterogasi kedua terdakwa mengakui narkotika sabu-sabu tersebut milik mereka berdua yang dibelinya dari orang yang tidak dikenal di daerah 9 Ilir dengan harga Rp 100 ribu,” tambah pihak JPU.

Akibat perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. 35 Tahun tentang natkotika dengan ancaman pidana maksimal selama 12 tahun.

Setelah mendengarkan pembacaan dakwaan, oleh majelis hakim sidang ditunda dan akan di lanjutkan kembali pada pekan depan dengan agenda mengahadirkan saksi-saksi. (Fly)

Powered by Blogger.