PWNU Diminta Terlibat Perangi Kemiskinan

Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat menerima Pengurus NU Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, kemarin. (foto/lan)
PALEMBANG, SP - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru mengajak Pengurus Wilayah Nadhatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumsel untuk memerangi Kemiskinan. 

Hal ini diungkapkannya saat menerima Pengurus NU Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, kemarin.

Deru mengatakan, dirinya mengajak umat Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sumsel untuk bersama-sama memerangi kemiskinan. 

"Musuh terbesar kita saat ini adalah kemiskinan dan NU bersama organisasi Islam lainnya ikut berperan dalam memerangi kemiskinan itu melalui jalur keagamaan," katanya.

Menurutnya, agama memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat. NU dinilai bisa mengambil peranan sebagai organisasi yang dapat mengedukasi masyarakat. 

"Saya yakin NU ini bisa. NU merupakan organisasi besar dan harus menjadi suri tauladan umatnya serta organisasi ini harus anti radikalime yang dapat menyengsarakan masyarakatnya," ujar Deru.

Deru menjelaskan, pertemuan antara dirinya dengan PWNU Provinsi Sumsel tersebut merupakan bentuk silahturahmi dan juga membahas soal pelantikan kepengurusan baru PWNU. 

Dimana Amiruddin Nahrawi atau yang akrab Cak Amir yang resmi terpilih sebagai ketua Tanfidziyah PWNU Sumsel periode 2020-2025 pada Konferwil ke - 22 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Januari 2020 lalu akan segera dilantik. 

"Malam ini juga berkah bagi kita karena kedatangan para Kiyai yang tergabung dalam kepengurusan NU ini. Intinya ini sebagai silahturahmi dan menginformasikan akan adanya pelatikan kepengurusan baru PWNU. Sebagai Gubernur tentu saya mengapresiasi organisasi besar ini untuk segera berkiprah dengan kepengurusan yang baru hingga semakin besar," jelasnya.

Sementara itu, Ketua PWNU terpilih KH Amirudin Nahrawi (Cak Amir) mengatakan, silahturahmi ini merupakan implementasi keakraban antara pemerintah dan ulama. 

"Ini untuk lebih mempererat silahturahmi yang memang telah lama terbangun sekaligus meminta arahan terkait pelantikan kepengurusan yang baru," katanya.

Lanjutnya, pelantikan sendiri nantinya akan digelar pada tanggal 13 Meret 2020 mendatang. 

"Nanti kita akan menggelar pengajian dan do'a bersama dan  setiap bulannya yang diikuti anggota dari seluruh kabupaten/kota khususnya pengurus wilayah. Dari segi agama, pengajian dan do'a bersama ini penting untuk kemajuan Sumsel bahkan untuk negara ini," ungkapnya (Lan)

Powered by Blogger.