PN Palembang Terapkan Social Distancing

Ketua Pengadilan Negeri Palembang Klas 1A Khusus, Bongbongan Silaban saat inspeksi ruangan PTSP guna mencegah menyebarnya Covid-19 dengan menerapkan sosial distance, Selasa (17/3/2020). (foto:Fly)
PALEMBANG, SP - Guna mencegah  dan mengantisipasi dampak dari penularan virus Corona (Covid-19), Pengadilan Negeri (PN) Palembang mulai sosial distancing dengan membatasi jumlah pengunjung yang hadir ke gedung pengadilan.

Ketua PN Palembang Klas 1A Khusus, Bongbongan Silaban mengatakan, kebijakan ini dibuat untuk mengurangi kerumunan dengan tujuan mencegah penularan Covid-19 di lingkungan PN Palembang.

“Sebelumnya kita telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung, rapat para majelis serta Pemprov Sumsel terkait pemberlakukan kebijakan ini,” ungkapnya  usai melakukan inspeksi di ruang sidang PN Palembang, Selasa (17/3/2020).

Dijelaskannya, pembatasan jumlah pengunjung tersebut berlaku diberbagai sektor seperti di ruangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di PN Palembang dengan mengurangi jumlah kuris pengunjung dari 12 menjadi 4 kursi saja.

"Kita iimbau masyarakat, kalau memang urusannya bisa ditunda maka sebaiknya ditunda dulu. Tapi kalau tidak bisa ditunda, akan tetap kita layani seperti biasa," ujarnya.

Sementara itu, sosial distancing  juga berlaku bagi pengunjung sidang yang dibatasi hanya 6 orang saja setiap jadwal sidang dilakukan. Kendati demikian, kebijakan tersebut diyakini tidak mengganggung jadwal sidang yang ada dilakukan di PN Palembang.

"Jadwal sidnag tidak ada yang berubah. Semuanya akan berlangsung sesuai jadwal," tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya sedang mempertimbangakn untuk menerapkan kebijakan memberikan masker dan hand sanitizer bagi semua orang di lingkup PN Palembang termasuk menerapkan pengecekan suhu tubuh.

"Nanti kita akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait kebijakan ini. Kita juga sedang berusaha mencari ketersediaan barang yang dibutuhkan, kalau sudah ada maka kana kita terapkan," tutupnya. (Fly)

Powered by Blogger.