Perangi Narkoba, PMPB Dukung Program Unggulan Pemkab Banyuasin Sehat


BANYUASIN, SP - Ormas Peguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Kabupaten Banyuasin berkomitmen mendukung Tujuh Program Unggulan Bupati Askolani. Salah satunya Program Banyuasin Sehat.

Bentuk dukungan itu, dibuktikan PMPB mengajak kepada masyarakat khususnya kaum milenial perangi narkoba dengan menerapkan pola hidup sehat. Imbauan itu disampaikan seperti yang kita lihat dalam bentuk tulisan di spanduk yang terpasang di seputar perkantoran Pemkab dan Kota Pangkalan Balai hingga Kecamatan Talang Kelapa.

Menerapkan pola hidup sehat merupakan salah satu cara untuk terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Membiasakan pola hidup sehat dalam keseharian akan mendorong kita untuk menghindari hal-hal negatif termasuk narkoba.

Hal ini diutarakan Ketua PMBP Banyuasin Ali Bugis melalui Sekretaris PMBP Banyuasin Alpian Soho. "Cara terhindar dari narkoba ya tentu dengan membiasakan pola hidup sehat," kata Alpian Soho saat dibincangi media ini, Kamis (11/03).

Menurut dia, langkah sederhana memulai pola hidup sehat yakni hindari stress, bijak dalam memilih makanan, menyempatkan berolahraga setiap hari, mengurangi konsumsi gula, banyak minum air putih, dan cukup tidur.

Tidak hanya itu, Alpian Soho juga mengatakan perlu ditanamkan sejak kecil dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat bahwa narkoba adalah hal yang perlu ditinggalkan. "Melindungi diri dari berbagai potensi risiko pergaulan nilai-nilai yang toleran terhadap narkoba," kata dia.

Alpian Soho mengatakan upaya pencegahan lainnya dilakukan dengan meningkatkan resistensi daya tahan untuk menghindarkan diri dari potensi risiko narkoba. "Adiksi bisa terjadi pada siapapun, guru, pejabat, pedagang, polisi, tentara, pengacara, tukang becak sekalipun," kata dia.

Alpian Soho juga menegaskan bahwa sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat PMPB memasang spanduk yang berisikan himbauan yang dipasang sebagai kampanye dan dukungan program Pemkab Banyuasin agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat tanpa mengunakan narkoba.

"Perangi narkoba bukan hanya dibebankan kepada Pemerintah, TNi dan Polri saja tapi tanggungjawab kita bersama. PMPB ambil bagian dengan bersosialisasi ke masyarakat,"kata dia dengan tegas.

Sebab jelas dia, bahaya narkoba terhadap kesehatan tubuh tak diragukan lagi, sebagai gambaran mengganggu kondisi otak dan tubuh secara umum, perubahan sel saraf dalam otak, Dehidrasi, bingung dan hilang ingatan, Halusinasi dan Kejang hingga kematian.


Karena menurut dia, banyak pengguna obat-obatan ini yang awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan. "Jangan sampai generasi penerus bangsa tersentuh dengan barang haram tersebut. Sosialisasi ini bentuk pencegahan bahaya narkoba yang kian marak di masyarakat,"terang dia.

Sementera itu Ketua Panlak Dilwani mengatakan kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antar ormas PMPB dengan innstasi Pemkab Banyuasin, Polres, Kejari, Kodim 0430 Banyuasin.

"Ada 50 lembar spanduk yang tersebar, kegiatan ini sekaligus annyversary 15 tahun berdirinya Ormas PMPB di Banyuasin,"katanya.


Bulan depan, terang Dilwani akan mengadakan kegiatan yang sama momentum Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah/2020. "Kita semarakan bulan Ramadhan nanti mengajak masyarakat agar mengelar kegiatan-kegiatan keagamaan,"kata dia. (Adm)

Powered by Blogger.