Pendestrian Sudirman Dipenuhi PKL

Tampak Pedagang  Kaki Lima (PKL) Memenuhi Pendestrian Jalan Sudirman Palembang, Sehingga Terkesan Semrawut  dan Kurang Sedap Dipandang Mata
PALEMBANG, SP - Meski sebelumnya pernah ditertibkan,  tapi belakangan Pedesterian Sudirman kembali dipenuhi Pedagang Kaki Lima (PKL). Untuk menghilangkan kesan semrawut, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang akan kembali melakukan penertiban.

Pantauan, kebanyakan pedagang kaki lima tersebut berjualan di trotoar dan bukan di area khusus kuliner. Sehingga kurang sedap dipandang. 

Kepala Sat Pol PP Kota Palembang GA Putra Jaya mengakui Pendestrian Sudirman telah dipadati pedagang yang berjualan diluar zonasi kuliner pendestrian. Dalam waktu dekat akan segera dilakukan penertiban terutama bagi pedagang yang tidak memiliki ID Card. 

"Mereka itu punya ID Card, kita sedang mendata kembali berapa banyak jumlahnya. Dikhawatirkan mereka satu ID Card justru dipakai lebih dari satu orang," ujarnya, Senin (9/3/2020).

Dikatakannya, apabila didapati penggunaan ID Card ganda petugas akan bertindak tegas dan menertibkan PKL liar yang tidak terdaftar atau tak berjualan sesuai zonanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengakui, kondisi pendestrian tak secantik saat tahun 2018 kemarin. Pihaknya pun telah berusaha untuk melakukan penertiban namun al serupa terulang lagi.

"Kita pantau ini sejak lama dan sekarang makin semrawut, tiap ditertibkan pasti berulang lagi. Bahkan, petugas di lapangan pun kerap di ancam oleh oknum preman dan PKL liar," ujarnya.

Isnaini menambahkan, upaya untuk mengembalikan fungsi Pendestrian laiknya Malioboro telah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk membantu menertibkan khususnya PKL liar.

"Kami menginginkan agar ini jadi destinasi wisata andalan Kota Palembang lagi. Kita tak ingin wisatawan justru jadi tak nyaman karena sudah terlalu padat. Sebab banyak PKL berjualan di area terlarang yang seharusnya untuk atraksi dan komunitas," ujarnya.

Lanjutnya, disepanjang Pendestrian Sudirman, Pemkot telah membagi beberapa area seperti khusus kuliner, komunitas, atraksi, area parkir dan sebagainya, tapi sekarang semrawut ini menjadi tugas bersama membenahinya.

"Harus ditertibkan, apalagi itu sudah jadi salah satu desrinasi wisata andalan kita. PKL liar itu tidak boleh berjualan di sana, sudah ada pedagang yang kita bina agar itu benar-benar tertata," katanya. (Ara)

Powered by Blogger.