Pendaftaran - Pelaksanaan UTBK Alami Perubahan

Koordinator Humas SNMPTN, UTBK, SBMPTN Universitas Sriwijaya, Prof Zulkifli Dahlan. (foto:ist) 
PALEMBANG, SP - Koordinator Humas SNMPTN, UTBK, SBMPTN Universitas Sriwijaya, Prof Zulkifli Dahlan mengungkapkan, terjadi perubahan dalam proses pendaftaran dan pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasisi Komputer (UTBK) dalam proses pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2020.

Dijelaskan Zulkifli, berdasarkan hasil analisis tim Kajian dan Pengembangan LTMPT menunjukkan bahwa peserta UTBK tahun 2019 yang mengikuti tes 2 kali pada kelompok bidang yang sama mendapatkan nilai yang tidak berbeda baik bidang Saintek (TPS dan TKA Saintek) atau bidang Soshum (TPS dan TKA Soshum). 

“Dalam Permendikbud Nomor 6 Tahun 2020, tanggal 24 Januari 2020, tentang PMB Program Sarjana Perguruan Tinggi Negeri, Bab II Pasal 2, butir c, disebutkan bahwa Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada PTN dilaksanakan dengan prinsip fleksibel, yaitu diselenggarakan beberapa kali dan setiap calon mahasiswa dapat menempuh paling banyak 2 (dua) kali UTBK,” ungkapnya kepada Sumsel Pers, Senin (9/3/2020).

Menurutnya, sehubungan dengan hal tersebut, UTBK akan dilaksanakan 2 tahap yakni pendaftaran UTBK Tahap ke 1 akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret – 11 April 2020, dan Tes UTBK Tahap Ke-1 akan dilaksanakan pada tanggal 20 – 26 April 2020.

“Untuk pendaftaran UTBK Tahap ke 2 akan dilaksanakan pada tanggal 14 – 16 April 2020, dan Tes UTBK Tahap Ke-2 akan dilaksanakan pada tanggal 1 – 3 Mei 2020,” terangnya secara tertulis.

Sementara itu, ungkap Zulkifli, untuk peserta pemilik nomor pendaftaran KIP Kuliah tidak dikenakan biaya pendaftaran untuk mengikuti satu kali UTBK (pada tahap ke-1 atau tahap ke-2). Dan peserta pemilik nomor pendaftaran KIP Kuliah akan dikenakan biaya UTBK untuk keikutsertaan tes yang kedua kalinya, dengan biaya sebesar Rp200 ribu untuk kelompok ujian saintek atau soshum dan Rp30 ribu untuk Kelompok Ujian Campuran.

“Peserta Non-KIP Kuliah yang akan mengikuti UTBK, baik Tahap Ke-1 maupun Tahap Ke-2, dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu untuk kelompok ujian saintek atau soshum dan Rp300 ribu untuk kelompok ujian campuran,” paparnya. 

Ditambahkannya, bagi peserta yang mengikuti Tes UTBK dua kali, kelompok ujian yang diambil harus sama antara Tes UTBK Tahap Ke-1 dan Tes UTBK Tahap Ke-2. 

“Pengumuman hasil UTBK Tahap Ke-1 dan tahap Ke-2 akan dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2020,” tutpnya. (ril) 

Powered by Blogger.