Palembang dan Muba Liburkan PAUD Hingga SMP

Add caption
MUBA, SP – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Pemerintah Kota Palembang mengambilkan kebijakan untuk meliburkan satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP. Guna mengantisipasi penyebaran virus corona. 

"Melalui form learning mulai Selasa 17 Maret 2020 hingga 29 Maret 2020 memberikan tugas kepada peserta didik terutama peserta siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP dalam rangka menghadapi ujian sekolah kepada para kepala sekolah dan dewan guru diminta untuk mengimbau orang tua wali murid agar tidak mengajak anak-anaknya keluar daerah atau kota yang terdapat virus Corona," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Dodi memperhatikan protokol pemerintah yang dikeluarkan Menteri Agama Republik Indonesia pada 12 Maret 2020, Dodi mengimbau kepada umat beragama untuk yang pertama menerapkan pola hidup bersih dan sehat tidak terkecuali saat beribadah di tempat ibadah membawa perlengkapan ibadah pribadi dan tidak terlalu lama berkumpul di tempat ibadah serta menunda sementara seluruh kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang seperti harlah, dan pengajian umum. 

Kemudian menginstruksikan kepada seluruh masyarakat untuk sementara waktu menunda seluruh kegiatan yang menghadirkan lebih dari 20 orang termasuk menerima kegiatan yang dilaksanakan harus mematuhi protokol kesehatan yang sesuai dengan SOP dari Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin. 

"Untuk sementara waktu membatasi kegiatan diluar rumah kecuali penting dan mendesak, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, membiasakan budaya etika memberi salam tanpa bersentuhan fisik dan apabila ada warga masyarakat yang mengalami demam sakit tenggorokan, pilek, batuk dan sesak nafas agar segera memeriksakan diri pada Fasilitas Kesehatan terdekat dan atau menghubungi 112 atau 119 atau whatsApp nomor 081 373 5764 Saya ulangi, 0813 7357 6495 atau telepon nomor 082 3000 1195 dalam penanganan darurat bencana non alam," katanya.
Dikatakan Dodi, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyiagakan penuh fasilitas kesehatan pada RSUD Sekayu RSUD Bayung Lencir, RSUD Sungai Lilin dan seluruh Fasilitas Kesehatan tingkat pertama di Musi Banyuasin tentang pemerintah daerah bersama Forkopimda instansi vertikal, organisasi keagamaan dan seluruh kelompok masyarakat bersatu padu dalam pencegahan dan penanganan darurat bencana alam dan penanganan Covid 19 atau virus Corona ke-7, mengoptimalkan koordinasi kolaborasi dan sinergi bersama instansi terkait.

"Masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berlebihan tetapi tetap mengindahkan kewaspadaan dini" pungkasnya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan proses pembelajaran untuk sementara diliburkan atau pengalihan pembelajaran di rumah. Hal ini diungkapkannya usai mengikuti rapat bersama Walikota Palembang dan jajaran di pemerintah kota Palembang, Senin (16/3/2020).

"Berdasarkan hasil rapat Walikota Palembang dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) dengan ini memutuskan semua satuan pendidikan TK/PAUD/SD/SMP/PKBM/SKB/LKP baik negeri dan swasta yang menjadi kewenangan kota Palembang mengalihkan sementara aktifitas belajar dari Sekolah/lembaga ke rumah dari 17 hingga 28 Maret 2020, " jelasnya.

Lanjut dia, seluruh peserta didik tetap belajar efektif di rumah melalui kelas jauh dengan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru atau kelas maya yang di kembangkan oleh Pustekom dan Pusdatin Kemendikbud (https://belajar.kemendikbud.go.id) di bawah pemantauan guru dan orang tua.

"Kepala sekolah beserta guru agar memastikan pelayanan pembelajaran di rumah berjalan efektif dan orang tua mendampingi serta mempasilitasi anak-anak dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah (atau mengikuti pembelajaran daring) di rumah," jelasnya.

Tak hanya itu, guru bekerja sama dengan orangtua memastikan anak-anak mengerjakan tugas-tugas sekolah dengan baik dan tepat waktu.

"Guru atau wali murid menjalin komunikasi intensif dengan orangtua terkait proses pembelajaran jarak jauh pembelajaran berbasis proyek atau bentuk lainnya ," jelasnya.

Ia juga menghimbau orangtua tidak memanfaatkan waktu libur untuk mengajak anak berpergian ketempat umum seperti mall, pasar, tempat rekreasi dan lainnya.

"Orangtua menjaga lingkungan rumah higenis dan menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Membiasakan rajin mencuci tangan dan untuk sementara waktu menghindari kebiasaan berpelukan dan mencium tangan," ungkap dia.

Tambahnya, penyelenggara pendidikan Dasar/Menengah yang di luar kewenangan Dinas Pendidikan Kota Palembang (RA/MI/MTs/SMA/SMK/MA/Sederajat) Negeri/Swasta dan Pendidikan Tinggi (Universitas/ sekolah tinggi/ Akademi/Politeknik/ sederajat) negeri/swasta  diimbau untuk dapat menyesuaikan dan kegiatan extrakulikuler selama pembelajaran di rumah, ditiadakan. (Ara/ch@)

Powered by Blogger.