JPKP Minta Kejari untuk Melakukan Audit anggaran di Inspektorat dan Desa


BANYUASIN, SP - Hampir satu bulan tak terdengar, JPKP Banyuasin, Kembali menunjukan eksistensinya dalam Mengawal setiap pembangunan di wilayah kerjanya. Kali ini Ormas JPKP Banyuasin kembali berkoar - koar di halaman kantor Kejari Banyuasin, mendesak di lakukannya audit anggaran dinas dan beberapa desa yang dianggap diluar batas kepatutan.

Puluhan masa JPKP sebelum aksi berkumpul di kolam Retensi Pemkab Banyuasin, lalu malakukan Long March menuju ke kantor kajari Banyuasin sambil membawa bendera merah putih, bendera JPKP, puluhan karton bertuliskan kritikan. masa dikomandoi Indo Sapri selaku korak sambil menyandang toa setiba nya di Kajari Banyuasin menuturkan. Sebagai bentuk komitmen JPKP akan terus menyuarakan kritik sebagai bentuk kencitaan terhadap banyuasin.

"Hari ini kami kembali datang ke Kajari menyuarakan ketimpangan dan kejangalan pengunaan anggaran negara yang cukup pantastis jumlahnya, sehingga perlu dilakunkan pengawalan bersama. Tentu tidak adasalahnya sebagai masyarakat dengan wadah JPKP mempertannyakan sejauhmana realisasi anggaran dana. Kita ketika ketahui bersama dana tersebut di kumpulkan dari pajak yang di tarik ke masyarakat, tentu wajar saja jika masyarakat mempertanyakan hal tersebut," Papar indo.

Sebagai bentuk masih adanya kepercayaan terhadap kejari Banyuasin maka hari ini, meminta kejari untuk melakukan audit realisasi pengunaan anggaran di badan dan desa yang ada diwilayah Banyuasin.

Dalam pernyataan sikapnya meminta Kejari Banyuasin untuk melakukan audit anggaran di Inspektorat Banyuasin tahun anggaran 2018. Secara teliti dan terinci, Meminta di lakukan audit secara mendalam dan terinci pengunaan dan Dana Desa, di Desa Langkan Kecamatan Banyuasin lll tahun anggaran tahun 2018 dan 2019 dan Dana Desa, di Desa Penandingan Kependampi evaluasinya pendamping desa karena sejauh pengamatan kami belum bekerja maksimal dalam menjalan tugasnya mengawasi dana desa.

"Semoga yang hadir pada hari ini di berikan kesehatan dan kesejateraan dalam mengawal pembangunan demi tegaknya hukum di NKRI. seraya berucap Amiin," ucap Indo.

Massa di sambut Kajari Kabupaten Banyuasin Mochamad Jefri, di damping Kasi Intel Habibi, menuturkan ucapan terimakasih atas kepercayaannya terhadap kejari Banyuasin. "Ini bukti kawan - kawan ormas masih percaya dengan kami, terbukti hari menyampaikan aspirasinya kekita," jelas Kajari.

Aksi hari ini akan kita tidak lanjuti, tentu agar tidak menimbulkan kecurigaan dan ketidak trasparanan. Meminta JPKP untuk mendampingi ketika audit jadi pihak auditor tidak sendirian," tutup kejari, sambil meminta Indo Sapri masuk kedalam kantor guna membahas poin - poin yang menjadi pokok persoalan.

Terpantau Indo Sapri juga menyerahkan berkas yang menjadi dasar proses audit untuk dapat ditindak lanjuti. (Adm)

Powered by Blogger.