DPRD Lahat Minta Corona Tidak Dianggap Sepele

Pembahasan Virus corona (Covid 19)  di Ruang Pertemuan DPRD Kabupaten Lahat, (foto/KH.Helmi)
LAHAT, SP - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat meminta kepada Dinas Kesehatan dan RSUD Lahat memberikan pemahaman secara kongkrit kepada masyarakat akan ciri-ciri orang terjangkit virus corona dan pencegahannya. Terutama pada dunia pendidikan agar meliburkan sementara proses belajar mengajar meski saat ini anak-anak SLTA sedang ada ujian. 

"Ini yang paling utama, langkah pencegahan harus diambil khususnya beberapa instansi pemerintah dapat memberikan himbauan kepada masyarakat baik dibidang pendidikan, kesehatan dan RSUD kepada masyarakat," ujar  Ketua Komisi IV, Ari.

Noparan Marjani,SPd miminta kepada instansi terkait turut andil memberikan pemahaman kepada masyarakat akan virus Corona. Apalagi banyak masyarakat bertanya kepada Anggota DPRD Lahat melalui Media Sosial menanyakan langsung akan virus Corona.

"Banyak pertanyaan masyarakat kepada kami akan hal ini. Langkah-langkah pencegahan dan memberikan arahan untuk tidak terlalu takut akan penyebaran Corona  kepada masyarakat sangat perlu meski tetap fokus melakukan antisipasi,’ jelasnya.

Menanggapi Pertanyaan Komisi IV, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat akan memberikan himbauan kepada sekolah-sekolah untuk dapat mengurangi aktifitas keluar rumah dan mewacanakan meliburkan sekolah-sekolah.
"Itu langkah awal, terhitung bulan Maret April 2020 kami wacanakan aktifitas belajar mengajar di sekolah-sekolah di setop sementara waktu khususnya PAUD. Sedangkan SLTA dan SLTP saat ini masih proses ujian praktik akan di kaji terlebih dahulu," jelas Suherdin.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Ponco Wihoho mengatakan telah mengambil tindakan pemantauan kepada masyarakat yang baru saja pulang  khususnya masyarakat berpergaian keluar negari dan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada pada beberapa perusahaan di Kabupaten Lahat.
"Kita isolasi selama 14 hari. Contohnya jemaah yang baru saja pulang dari omrah dan bekerjasama dengan Disnakertrans mengkroscek kesehatan TKA yang ada di perusahan,"  katanya.

Untuk mengetahui positif  atau negatif pasien terkena virus Corona, langkah pertama di ambil RSUD Lahat mengkonfirmasi riwayat perjalan pasien di RSUD Lahat khususnya yang mempunyai gambaran terkena virus Corona. 

"Ya, itu langkah yang kami ambil. Untuk memastikan pasein terkena Corona, simpelnya dikirim ke Jakarta. Hasil positif dan nigatif pasien menunggu selama tiga hari," pungkas Direktur RSUD Lahat Dr. Erlinda. (KH.Helmi)

Powered by Blogger.