Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Diatas Nasional


PALEMBANG, SP - Hari Widodo resmi menjabat Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dikukuhkan oleh Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto menggantikan Yunita Resmi Sari yang dimutasi ke BI Pusat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas, Jumat (14/2) lalu.

Pengukuhan ini ditandai dengan upacara penyerahan petikan surat keputusan sekaligus penyerahan piagam penghargaan kepada Kepala BI Perwakilan Sumsel yang lama Yunita Resmi Sari, di Kantor BI Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang.

Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto dalam sambutannya mengatakan, Hari Widodo yang pernah menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Perwakilan BI Sumsel dinilainya, memiliki bekal yang cukup, sehingga diharapkan dapat lebih bersinergi dengan, para stakeholder dan pihak perbankan lainnya. 

Selain itu ditambahkannya, pertumbuhan ekonomi di Sumsel juga sangat baik dan terbukti tumbuh diatas pertumbuhan ekonomi nasional. “Sumsel inflasinya cukup baik menunjukkan kualitas pertumbuhan ekonomi di Sumsel ini sangat berkualitas, di tengah kondisi global yang tidak menentu. BI Sumsel diharapkan dapat menggali sumber-sumber ekonomi baru,” kata Erwin Rijanto.

Lebih lanjut menurut Erwin, peran BI dalam memajukan perekonomian di daerah tentunya semakin penting, ditengah ketidakpastian global dan pelemahan ekonomi akhir-akhir ini. Terutama, dari sisi eksternal seperti pertumbuhan ekonomi dunia menurun drastis bahkan, adanya perang dagang yang berdampak buruk bagi perekonomian di banyak negara.

“Kita perlu transformasi ekonomi untuk mendukung peningkatan efisiensi dan daya saing pada penyerapan tenaga kerja, dan sumber-sumber pertumbuhan dalam negeri perlu ikut dikembangkan. Termasuk juga inovasi digital yang diarahkan untuk mencapai efisiensi melalui, integrasi ekonomi dan keuangan sebagai salah salah satu sumber pertumbuhan,” jelasnya.

Lebih jauh kata Erwin, dilihat dari sisi pengendalian inflasi, saat ini tingkat inflasi Sumsel yang terkendali tidak lepas dari sinergitas BI dan TPID melalui berbagai upaya serta koordinasi antara Pemda dan instansi terkait.

"Provinsi Sumsel yang mampu menjaga inflasi tetap rendah sekaligus menunjukan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Sumsel adalah pertumbuhan ekonomi yang berkualitas," pungkasnya.

Sementara itu di tempat yang sama Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kepala BI Sumsel yang lama Yunita Resmi Sari atas kerja kerasnya menekan inflasi sedemikian rupa di Sumsel.

Untuk pemimpin BI Sumsel yang baru harus mempertahankan tingkat inflasi yang rendah. Apalagi sosok pemimpin BI saat ini bukan pihak baru dalam dunia ekonomi. "Pak Hari ini bukan orang asing, sebagian dari kita sudah mengenal dia, apalagi pernah menjadi Plt Kepala BI sebelum-sebelumnya. Harapan ke depan, semoga integrasi ekonomi tetap efisien, dan refleksi keuangan regional bekerja positif dengan range persentase bertahan di 5,71 persen atau mungkin naik hingga 6,1 persen sesuai target," ujar Mawardi. (dkd)

Powered by Blogger.